|
Giatnya Kementerian Keuangan mewujudkan reformasi birokrasi ternyata tak hanya didukung oleh pengembangan kualitas sumber daya manusianya saja, pengadaan secara elektronik pun menjadi kunci sukses reformasi disana.
Seperti yang diungkapkan oleh Muhammad Hatta, Kepala Layanan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (LPSE) Kementerian Keuangan dalam talk show sebuah radio, disitat dari LKPP, Senin (26/7), bahwa melalui sistem lelang elektronik atau e-procurement, sebetulnya upaya reformasi ditubuh Kementerian Keuangan terdukung.
Hatta menambahkan, melalui e-procurement, peluang terjadinya penyelewengan anggaran pada proses pengadaan dapat dicegah. Selain itu, sistem ini pun lebih transparan dan bebas unsur-unsur kepentingan beberapa pihak.
Sebagai informasi, Kementerian Keuangan telah memanfaatkan e-procurement sejak tahun 2007. dimana, pada tahun 2008, jumlah paket yang dilelang melalui sistem elektronik hanya berjumlah 2 paket. Sedang di tahun 2009, paket yang dilelang mencapai 127 paket.
Untuk semester pertama 2010, jumlah paket yang dilelang mencapai 193 paket dengan nilai efisiensi sebesar Rp 70 miliar. Sedang nilai untuk tahun 2009, nilai yang mampu ditekan dari jumlah anggaran mencapai Rp 240,4 miliar.
Dinda Purnamasari (
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
) |