6 Fakta XL Axiata Lepas 1.642 Menara ke Perusahaan Grup Djarum: Nomor 5 Gak Sesuai Rencana!

Lestari_ningsih - Bursa

Sabtu, 28 November 2020 11:50 WIB

6 fakta xl axiata lepas 1.642 menara ke perusahaan grup djarum: nomor 5 gak sesuai rencana!

PT XL Axiata Tbk (EXCL) telah menyelesaikan penjualan menara telekomunikasinya. Menara tersebut ditransaksikan kepada Grup Djarum, yaitu PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo). 

Adapun transaksi tersebut dilakukan secara bertahap. Hingga akhirnya selesai pada 20 November 2020. Oleh sebab itu, Jakarta, Sabtu (28/11/2020) berikut fakta-fakta soal transaksi XL Axiata Lepas 1.642 Menara ke Grup Djarum. Baca Juga: Sah! XL Axiata Jual 1.642 Menara ke Grup Djarum, Totalnya Capai Rp2,2 Triliun!

1. Total Menara yang Dijual

PT XL Axiata Tbk menyelesaikan transaksi penjualan menara telekomunikasi perseroan kepada PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) sebanyak 1.642 menara. Baca Juga: Ya Ampun! Direktur XL Axiata Cabut Investasi Hampir Rp700 Juta, Ada Apa?

2. Total Nilai Penjualan

1.642 menara telekomunikasi EXCL tersebut nilai transaksinya mencapai Rp2,21 triliun.

3. Transaksi Terakhir Menyisakan 11 Menara

Pada Jumat tanggal 20 November2020 Perseroan telah menyelesaikan pengalihan sisa menara telekomunikasi kepada PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), yaitu sebanyak 11 menara telekomunikasi.

4. Penjualan Dilakukan Bertahap dan Telah Selesai

Dengan transaksi 11 menara tersebut, Perseroan telah menyelesaikan seluruh transaksi jual beli menara telekomunikasi dengan Protelindo sejumlah 1.642.

5. Berbeda dengan Rencana Awal

Perseroan telah menyelesaikan seluruh transaksi jual beli menara telekomunikasi dengan Protelindo sejumlah 1.642 dari rencana transaksi awal sejumlah 1.723 menara telekomunikasi.

6. Protelindo Termasuk Grup Djarum

Sarana Menara Nusantara merupakan bagian dari Grup Djarum. SMN mempunyai 2 anak usaha, yaitu PT profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dan PT iForte Solusi Infotek.

Protelindo didirikan pada 2003 dan telah menjadi pemilik dan operator menara independen yang terbesar di Indonesia.