Gibran Percaya Diri: Pilkada Ditunda atau Tidak, Sama Saja...

Cahyo - Daerah

Senin, 21 September 2020 20:34 WIB

gibran percaya diri: pilkada ditunda atau tidak, sama saja...

Bakal calon wali kota Solo yang diusung PDIP, Gibran Rakabuming, mengaku akan mengikuti keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait desakan penundaan Pilkada 2020. Ia tak mempermasalahkan jika memang pilkada akan ditunda.

Pilkada serentak 2020 dijadwalkan pada Desember. Namun, karena pandemi Corona yang tak kunjung usai membuat banyak pihak mendesak kepada KPU untuk menunda proses politik itu. Usulan ini muncul dari Perludem hingga Komnas HAM. Belakangan, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama juga menyerukan desakan serupa.

"Saya ngikuti keputusan KPU (Komisi Pemilihan Umum). Kalau ditunda atau tidak sama saja," ujar putra sulung Presiden Joko Widodo itu, Senin, 21 September 2020.

Baca Juga: Presiden Jokowi Masuk Tim Pemenangan Gibran, Yang Bener?

Jika KPU memutuskan ditunda, Gibran mengaku tidak akan berpengaruh pada kegiatan kampanye di Pilkada 2020. Gibran mengaku telah memiliki beberapa pola kampanye dengan meminimalisasi pengumpulan massa.

"Kami sudah berkomitmen berkampanye sesuai protokol kesehatan. Makanya kami berinovasi kampanye tanpa tatap muka," tuturnya.

Senada, Pemerintah Kota Solo, Jawa Tengah, menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Komisi Pemilihan Umum terkait desakan supaya penyelenggaraan pilkada ditunda. Menurut Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, jika pilkada tetap dilaksanakan pada 9 Desember 2020, Rudy berpesan agar protokol kesehatan penanganan COVID-19 dijalankan.

"Sterilisasi TPS, petugas harus betul-betul nonreaktif, tidak positif (Corona). Undangan yang diedarkan harus diatur waktunya. Jadi di situ tidak ada kerumunan massa. Dan alat pencoblosnya, begitu pemilih datang harus menggunakan sarung tangannya masing-masing," ujar Wali Kota Solo yang akrab disapa Rudy itu.