Covid Goncang Ekonomi, Perdagangan Berjangka Komoditi Masih Kokoh

Rosmayanti - Finansial

Senin, 10 Agustus 2020 16:21 WIB

covid goncang ekonomi, perdagangan berjangka komoditi masih kokoh

Sepanjang semester I 2020, PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) mencatatkan total pendapatan sebesar Rp81,4 miliar atau setara dengan pencapaian sebesar 58,9% dari target pendapatan di 2020 sebesar Rp138,3 miliar.

Dari total pendapatan tersebut, Rp72,8 miliar berasal dari pendapatan operasional dan Rp8,6 miliar berasal dari pendapatan nonoperasional. Total pendapatan yang dicapai di semestar I-2020, mengalami peningkatan sebesar 24,5% dibandingkan dengan total pendapatan di semester I-2019 sebesar Rp65,4 miliar.

"Hal ini banyak didukung dari transaksi perdagangan berjangka komoditas di Bursa Berjangka Jakarta yang juga mengalami pertumbuhan positif selama semester I-2020," kata Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI kepada media, Senin (10/8/2020).

Baca Juga: DANA Sekarang Bisa untuk Investasi Emas, Dijamin Bappebti & KBI

Baca Juga: RI Gak Akan Resesi karena Sudah Mencuri, Ekonom yang Bilang

Dari sisi laba bersih, dalam kurun waktu semester I-2020 KBI telah mencatatkan laba bersih sebesar Rp31,2 miliar atau setara dengan 60,9% target laba bersih 2020 sebesar Rp51,3 Miliar. Laba bersih yang didapatkan di semestar I-2020 ini mengalami peningkatan sebesar 19,1% dibandingkan dengan perolehan laba bersih di semester I-2019 sebesar Rp26,2 miliar.

Fajar menambahkan, pencapaian yang didapat KBI di semestar I-2020 tentu menggembirakan. Pasalnya di tengah situasi ekonomi Indonesia yang sedang dilanda wabah Covid-19, KBI bisa mencatatkan kinerja yang positif.

Fajar sampaikan, "dengan pencapaian yang ada di semester I tahun ini, kami optimis target kinerja KBI di 2020 dapat tercapai."

Wabah Covid-19 di Indonesia menjadikan situasi ekonomi Indonesia sepanjang semester I-2020 bisa dikatakan kurang baik. Namun, industri perdagangan berjangka komoditas masih menunjukkan pertumbuhan yang positif. Data PT KBI, sepanjang semester I-2020, volume transaksi perdagangan berjangka komoditas di Bursa Berjangka Jakarta tumbuh sebesar 31% dibandingkan dengan semester I-2019.

Sepanjang semester I-2020, volume transaksi di Sistem Perdagangan Alternatif tercatat sebesar 3.857.236,70 lot, atau tumbuh sebesar 29% dibandingkan dengan volume transaksi di semester I-2019 yang tercatat sebanyak 2.994.556,00 lot. Transaksi tersebut meliputi currency, index, dan komoditas SPA.

Sedangkan untuk transaksi multilateral, sepanjang sepanjang semester I-2020, tercatat volume transaksi sebanyak 806.473 lot, tumbuh sebesar 45 % dibandingkan semester I-2019 sebanyak 558.001 lot.

Fajar menambahkan, "untuk semester II-2020, kami optimis kinerja KBI akan tumbuh positif, dan mencapai target. Hal ini melihat industri perdagangan berjangka komoditas cukup tahan terhadap goncangan ekonomi, baik nasional maupun global."

Selain sebagai lembaga kliring penjaminan dan penyeleasian transaksi di Bursa Berjangka Jakarta, PT KBI juga memiliki pilar bisnis sebagai lembaga kliring penjaminan dan penyelesaian transaksi di pasar fisik, serta sebagai Pusat Registrasi Sistem Resi Gudang.