Trump Terus Intervensi Penyelidikan Kasus Ledakan Beirut

Msyahrianto - Internasional

Senin, 10 Agustus 2020 15:25 WIB

trump terus intervensi penyelidikan kasus ledakan beirut

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyerukan Lebanon untuk melakukan penyelidikan penuh dan transparan terhadap ledakan besar yang melanda Beirut pekan lalu. Dia juga menyatakan dukungannya untuk demonstrasi yang menuntut reformasi di negara itu.

Gedung Putih mengatakan, Trump dalam konferensi virtual tentang tanggapan internasional atas ledakan Beirut mendesak pemerintah Lebanon untuk melakukan penyelidikan penuh dan transparan, di mana AS siap membantu.

Baca Juga: Pukulan Massa Bikin Dua Menteri Lebanon Undur Diri

"Trump menyerukan ketenangan di Lebanon dan mengakui seruan sah pengunjuk rasa damai untuk transparansi, reformasi dan akuntabilitas," kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (10/8/2020).

Tentara Lebanon sebelumnya mengatakan bahwa harapan telah menyusut untuk menemukan korban selamat di lokasi ledakan, setelah beberapa hari operasi pencarian dan penyelamatan.
Ledakan yang melanda pelabuhan Beirut menghancurkan sebagian besar Ibu Kota Lebanon, merenggut lebih dari 150 nyawa dan melukai sekitar 6.000 orang.

Sebagian besar pejabat Lebanon mengatakan, ledakan itu dipicu oleh kebakaran di gudang pelabuhan, tempat penyimpanan amonium nitrat, bahan kimia yang dapat digunakan sebagai pupuk atau sebagai bahan peledak, telah mendekam selama bertahun-tahun.

Para pemimpin dunia, organisasi internasional dan publik Lebanon yang marah telah mendesak penyelidikan internasional. Tetapi, Presiden Lebanon, Michel Aoun mengatakan bahwa seruan untuk penyelidikan semacam itu adalah buang-buang waktu.