Dovizioso Melempem di GP Andalusia, Apa Sih Penyebabnya?

Ajank - Olahraga

Sabtu, 01 Agustus 2020 21:04 WIB

dovizioso melempem di gp andalusia, apa sih penyebabnya?

Pembalap Tim Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, membeberkan penyebab utama dirinya tampil melempem ketika mengaspal di seri kedua MotoGP musim 2020. Dovizioso membantah performa buruk di MotoGP Andalusia 2020, lantaran ia belum juga dapat kontrak baru dari Tim Ducati hingga saat ini.

Sebagaimana diketahui, Dovizioso memang tampil kurang begitu mengesankan ketika menjalani balapan di MotoGP Andalusia 2020. Memulai balapan dari posisi ke-14, Dovizioso harus menyelesaikan balapan yang berlangsung di Sirkuit Jerez itu dengan menghuni posisi keenam.

Apa yang diraih Dovizioso di MotoGP Andalusia 2020, membuat dirinya gagal mengulangi kesukssannya saat tampil pada seri perdana yang juga berlangsung di Sirkuit Jerez. Pada balapan di MotoGP Spanyol 2020, Dovizioso berhasil mengklaim podium ketiga.

Baca Juga: Dovizioso Mau Pensiun dari MotoGP, Benarkah?

Banyak yang menilai performa buruk Dovizioso di MotoGP Andalusia 2020 merupakan bentuk protesnya kepada jajaran manajemen Tim Ducati, yang hingga kini belum juga memenuhi tuntutan yang tertera pada kontrak barunya tersebut.

Akan tetapi Dovizioso dengan tegas membantah rumor tersebut. DesmoDovi –julukan Dovizioso– menyatakan bahwa posisi start di MotoGP Andalusia 2020, jadi penyebab dirinya gagal meraih hasil positif dalam balapan di akhir pekan kemarin tersebut.

Dovizioso juga membeberkan sejumlah permasalahan yang dirasakan pada motornya, yakni Desmosedici, selama tampil di MotoGP Andalusia 2020. Dovizioso menyebut beberapa hal tersebut semakin mempersulit dirinya untuk bisa bersaing dengan para pembalap baris terdepan.

“Start dari posisi 14 jelas tak membantu. Tapi ada hal positif. Ketika Anda mencoba banyak hal, Anda juga dapat banyak masukan, dan kami harus bekerja baik dalam menginterpretasikannya demi mempersiapkan diri dalam balapan berikutnya,” jelas Dovizioso, seperti dikutip dari GPOne, Sabtu (1/8/2020).

“Di tengah tikungan, ada limit baru. Saat saya melepas rem, ban depan selip pada lap-lap pertama. Aneh, ini masalah baru. Saya tak bisa tampil agresif sejak awal saat kelompok terdepan mulai melenggang,” sambung pembalap berusia 34 tahun tersebut.

“Situasi sama sekali tak terkendali. Situasi macam ini tidak bisa membuat saya merasa tenang ketika menjalani balapan. Dalam hidup, segala hal pasti berpengaruh, tapi saat ini kontrak bukanlah yang terpenting.”

“Kami belum mencapai situasi yang ideal. Kami bekerja sangat keras, dan saya tak terlalu nyaman sepanjang pekan balap. Kami harus menyelesaikan masalah yang lebih besar, karena kami masih tertinggal jauh dalam beberapa area,” imbuhnya.