Satu Keluarga di Bekasi Positif Corona karena Salat Id? Ini Respons Wali Kota

Ferry_hidayat - Megapolitan

Selasa, 26 Mei 2020 22:40 WIB

satu keluarga di bekasi positif corona karena salat id? ini respons wali kota

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meminta agar warga Bekasi tidak khawatir dengan kasus baru COVID-19 di wilayah tersebut meski baru ditemukan satu keluarga yang terkonfirmasi positif dan sempat menunaikan shalat Idulfitri di masjid.

"Bukan dari shalat Id. Sebenarnya itu sudah ada, dia sakit, kenapa ketemu? Karena kita cepat bawa ke rumah sakit, di-'swab', otomatis harus di-'tracking', jadi, kita tidak perlu khawatir dengan kasus baru karena semua tim analis kita, tim medis kita sudah bergerak di semua RT dan RW dan juga bukan karena shalat Id (jadi positif), ini ditambah-tambahin karena shalat Id," kata Rahmat  di mal Summarecon, Bekasi, Jawa Barat pada Selasa.

Baca Juga: Tragis, Pasien Positif Corona Ngaku Layanan Makan-Minum Selalu Terlambat, Gimana Sih?

Rahmat mendampingi Presiden Joko Widodo bersama dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau kesiapan penerapan prosedur standar normal baru (new normal) di sarana perniagaan.

Sebelumnya diketahui satu keluarga di Perumnas 1, Bekasi Barat, dinyatakan positif COVID-19. Mereka kemudian dijemput petugas medis menggunakan ambulans untuk dirawat, pada Senin (25/5) malam. Sehari sebelum diketahui terpapar, keluarga tersebut sempat shalat Idulfitri di salah satu masjid di Bekasi.

Pemkot Bekasi memang mengizinkan masjid di 51 kelurahan Kota Bekasi yang masuk dalam zona hijau menggelar shalat Idulfitri dengan penerapan protokol kesehatan yaitu jemaah diwajibkan memakai masker, shalat berjarak 1,5 meter antarjemaah dan pengurus masjid menyediakan tempat cuci tangan di masjid.

"Sekarang mereka sudah masuk rumah sakit, ada 4 orang, 3 yang bersangkutan (keluarga) bahkan kami sekarang tidak ragu-ragu lagi mengumumkan kalau ada yang positif kami bawa ke RT-nya, RW-nya, tolong sama-sama kita jaga karena kita sudah siaga dari RT dan RW," ungkap Rahmat.