5 Negara dengan Kasus Corona Tertinggi di Dunia

Cahyo - Internasional

Selasa, 07 April 2020 14:42 WIB

5 negara dengan kasus corona tertinggi di dunia

Wabah virus corona atau Covid19 telah memakan puluhan ribu korban di berbagai belahan dunia walau tingkat kematian ada di bawah Ebola (50%), MERS (34,3%), dan SARS (10%). Per Selasa (7/4/2020), ada 1.348.098 kasus terkonfirmasi positif corona di seluruh dunia.

Lantas, negara manakah di dunia yang memiliki kasus positif tertinggi? Berdasarkan data dari situs World of Meters, berikut ini lima negara dengan jumlah kasus positif corona tertinggi yaitu

Baca Juga: Tim Medis Bukan Garda Terdepan Hadapi Corona, Tapi Kita!

1. Amerika Serikat

Amerika Serikat mencatatkan jumlah kasus corona tertinggi di dunia sebanyak 367.650 kasus. Dari jumlah kasus tersebut, sudah ada 10.943 kasus kematian yang tercatat. Lonjakan jumlah kematian ini menjadi sejarah suram yang baru saja tercipta di Amerika.

Selain angka kematian yang terus meningkat, pandemi penyakit ini kemungkinan akan menghancurkan ekonomi negara Paman Sam.

Pihak berwenang pada pekan ini sudah memberi tahu masyarakat Amerika yang sudah ketakutan untuk bersiap menghadapi salah satu periode terburuk dalam krisis karena wabah corona belum mencapai puncaknya.

2. Spanyol

Negara kedua dengan kasus positif corona tertinggi di dunia yakni Spanyol dengan 136.675 kasus. Dari jumlah kasus tersebut, Spanyol mencatatkan 13.341 kematian.

Meski demikian, Spanyol terus menunjukkan penurunan tingkat infeksi baru dan kematian dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini memberi harapan bahwa puncak wabah telah terlewati. Alhasil, Spanyol berencana untuk memperluas tes virus corona pada orang yang tanpa gejala sebagai langkah pertama untuk melonggarkan lockdown di negara itu.

"Kami menyiapkan diri kami sendiri untuk penurunan eskalasi sehingga penting untuk mengetahui siapa yang terjangkit untuk dapat secara bertahap mencabut lockdown warga Spanyol," papar Menteri Luar Negeri (Menlu) Spanyol Arancha Gonzalez pada stasiun televise Antena 3.

Meski sejauh ini hanya mereka yang terinfeksi atau diduga terjangkit corona yang dites, sekarang tes akan fokus pada populasi lebih luas untuk menemukan warga yang terjangkit corona tapi tak menunjukkan gejala.

3. Italia

Italia menjadi negara ketiga dengan kasus positif corona tertinggi di dunia. Sejauh ini ada 132.547 kasus positif corona di Italia dengan 16.523 kasus kematian.

Mirip dengan Spanyol, Italia melaporkan angka kematian akibat virus corona harian terendah dalam lebih dari dua pekan. Angka itu dilaporkan di saat pihak berwenang mulai bergerak ke fase kedua pertempuran melawan pandemi global penyakit tersebut setelah melonggarkan lockdown yang diberlakukan hampir sebulan lalu.

"Kurva telah mencapai puncak dan mulai turun. Ini adalah hasil yang harus kita capai hari demi hari," kata Silvio Brusaferro, :epala Istituto Superiore di Sanità, institut kesehatan terkemuka Italia.

"Jika ini dikonfirmasi, kita harus mulai memikirkan fase kedua dan terus menekan penyebaran penyakit ini."

4. Jerman

Negara keempat dengan kasus positif corona tertinggi di dunia ialah Jerman. Saat ini Jerman mencatatkan 103.375 kasus corona dan 1.810 kasus kematian.

Dalam mengatasi penyebaran virus corona Jerman telah menyusun daftar aksi, termasuk kewajiban untuk mengenakan masker di depan umum, pembatasan pertemuan publik, dan pelacakan rantai infeksi. Adapun Jerman telah lama menerapkan karantina wilayah dan direncanakan berakhir pada 19 April mendatang.

Terkait kebijakan karantina wilayah di Jerman, Presiden RKI Lothar Wiele menjelaskan langkah tersebut cukup efektif menghambat penyebaran virus corona. Kini setiap orang di Jerman yang tertular Covid-19 hanya menginfeksi rata-rata satu orang. Sebelumnya, orang yang terinfeksi bisa menulari hingga tujuh orang.

"Kami melihat penyebaran virus semakin lambat… Ini berhasil," katanya.

5. Prancis

Prancis menjadi negara kelima dengan kasus virus corona tertinggi di dunia. Saat ini Prancis mencatatkan 98.010 kasus positif corona dengan 8.911 kasus kematian. Teranyar, Prancis telah melaporkan 833 kasus kematian baru akibat virus corona dalam satu hari terakhir. Angka ini menjadi jumlah harian tertinggi di negara tersebut.

Menteri Kesehatan Olivier Véran melaporkan bahwa berdasarkan data-data dapat disimpulkan Prancis masih jauh dari puncak epidemi.

"Belum berakhir. Jauh dari itu. Jalannya panjang. Angka-angka yang telah saya umumkan menunjukkan ini," kata Véran.