Rumah Zakat Siapkan 135 Ribu Paket Makanan Bantu Pekerja Terdampak Covid-19

Vicky - Daerah

Senin, 30 Maret 2020 19:02 WIB

rumah zakat siapkan 135 ribu paket makanan bantu pekerja terdampak covid-19

Pandemik COVID-19 tidak hanya mempengaruhi kesehatan masyarakat, tapi juga perekonomian masyarakat khususnya pekerja informal di Indonesia. 

Menanggapi kondisi tersebut, Rumah Zakat menginisiasi program Bingkisan Keluarga Pra Sejahtera berupa sembako dan juga 135.000 paket makanan siap santap yang akan didistribusikan di 33 provinsi.

Chief Program Officer Murni Alit Baginda mengatakan mekanismenya, Rumah Zakat memesan paket makanan di warung nasi yang penjualan menurun, untuk kemudian didistribusikan kepada keluarga yang penghasilannya berkurang drastis di masa wabah corona ini. Pengiriman makanan pun dilakukan dengan memesan ojek online.

Program ini bertujuan untuk membantu para pekerja informal seperti pemilik warung nasi, supir ojek online, buruh harian, pedagang keliling, dan lainnya yang kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena minimnya pemasukan. 

"Jadi dari satu program, langsung ada 3 pihak yang terbantu yakni pemilik warung nasi, supir ojek, dan juga pekerja informal lainnya. Semoga program ini dapat membantu meringankan beban mereka,” katanya kepada wartawan di Bandung, Senin (30/3/2020).

Baca Juga: Pendapatan Mitra Dipotong Imbas Corona, Gojek Harap Konsumen Bisa Kasih Tips Besar

Murni menyebutkan bahwa program Berbagi Makanan Keluarga ini mulai dilakukan hari ini dengan terlebih dulu menyalurkan 240 paket di wilayah Jakarta dan Bandung. “InsyaAllah akan dilanjutkan ke wilayah lainnya yang ada di Indonesia. Mohon doanya agar program ini lancar dan mendapat dukungan dari banyak pihak,” tambahnya.

Selain menyalurkan program Berbagi Makanan Keluarga, Rumah Zakat telah menyalurkan beragam program seperti sosialisasi PHBS di 24 provinsi, sterilisasi fasilitas umum di 660 titik, penyaluran Alat Perlindungan Diri (APD) untuk tim medis di enam rumah sakit dan satu puskesmas, serta Berbagi Makanan untuk tim medis. Program tersebut dijalankan dengan menurunkan para relawan terlatih dan profesional.

“Kami akan terus mengupayakan pendistribusiaan APD untuk tim medis dan juga paket Sembako serta makanan siap santap bagi para pekerja informal. Sebab kedua hal inilah yang kami rasa paling dibutuhkan oleh masyarakat di masa pandemic seperti ini,” pungkasnya.