Harga Saham Meroket, DADA Kantongi Dana Ratusan Miliar dari Masyarakat

Annis - Bursa

Jum'at, 14 Februari 2020 16:04 WIB

harga saham meroket, dada kantongi dana ratusan miliar dari masyarakat

Harga saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) saat memulai transaksi perdagangan perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung meroket hingga menyentuh titik autorejection atas atau menguat 68,61 persen ke level Rp173 dari harga penawaran Rp102 per saham.

 

Kenaikan harga saham emiten sektor properti ini ditunjang oleh frekuensi transaksi sebanyak 12 kali dan volume transaksi sebanyak 3.273 lot. Sehingga, nilai transaksi DADA tercatat sebesar Rp56,62 juta. 

 

Saat melakukan penawaran umum perdana saham (IPO), emiten ke-13 di 2020 ini melepas saham sebanyak 2.147.000.000 lembar atau setara dengan 29,91 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai nominal Rp20 per saham. Sedangkan, harga penawaran umum ditetapkan sebesar Rp102 per saham.

 

Baca Juga: IPO Nara Tertunda, Bisa Berdampak Buruk ke Pasar Modal

 

Dengan demikian, pada aksi korporasi ini DADA berhasil mengambil dana segar dari masyarakat mencapai Rp218,99 miliar. Sebesar Rp199,4 miliar dari dana IPO akan digunakan untuk meningkatkan penyertaan modal pada entitas anak DADA, PT Arba Propertindo dan sisanya sebagai modal kerja.

 

Baca Juga: Baru IPO Perusahaan Ini Langsung Dicolek Bursa

 

Arba Propertindo akan memanfaatkan dana itu untuk membeli tanah seluas 37.636 meter persegi di Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat atas nama PT Cipta Permata Properti Indonesia. Pada lokasi tersebut akan dikembangkan konsep mixed use dengan membangun apartemen, landed house dan area komersial.

 

Selain menerbitkan saham baru, DADA juga menawarkan Waran Seri I sebanyak 1.610.250.000 lembar yang mewakili 32,01 persen dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pendaftaran IPO. Waran ini diberikan secara cuma-cuma kepada para pemegang saham baru. Setiap pemegang empat Saham Baru berhak memperoleh tiga waran. Dalam aksi ini, perseroan menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.