Jokowi: Kalau Saya Tunjuk Anak Jadi Menteri Itu Dinasti Politik, Tapi Gibran Ikut Pilkada...

Vicky - Politik

Jum'at, 14 Februari 2020 16:10 WIB

jokowi: kalau saya tunjuk anak jadi menteri itu dinasti politik, tapi gibran ikut pilkada...

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan tidak ada unsur dinasti terkait rencana Gibran Rakabuming Raka untuk maju dalam Pilkada Solo 2020. Bahkan, Jokowi pun berjanji tidak akan ikut kampanye untuk Gibran.

Menurutnya, keinginan Gibran merupakan hak dirinya sebagai warga negara. Berbeda jika misalnya ia langsung menunjuk Gibran menjadi seorang pejabat.

"Dinasti politik itu kalau kita menunjuk anggota keluarga kita untuk menjabat. Misalnya saya menunjuk anak saya jadi menteri. Tapi kalau seorang keluarga, anak, misalnya, mendaftarkan diri, berpartisipasi dalam pilkada, yang menentukan rakyat, bukan Jokowi," katanya, seperti dilansir dari wawancara khusus dengan BBC, yang diterbitkan, Kais (13/2).

Baca Juga: Punya Rp102 Miliar, Koleksi Mobil Saingan Gibran Pada Walkot Solo Ini Cakep Banget

Baca Juga: Pakar: Jokowi & RI Akui ISIS sebagai Negara Islam Berdaulat

Lanjutnya, ia mengatakan bahwa keinginan Gibran hanya sebatas mencalonkan diri menjadi kepala daerah. Sambungnya, pilihan tersebut kemudian dikembalikan lagi kepada rakyat sebagai pemilih.

"Dia (Gibran) bisa menang, bisa tidak menang. Bisa dipilih, bisa tidak dipilih, apa yang salah? Semua orang berhak untuk dipilih dan memilih di Indonesia. Ini pilihan rakyat, dan rakyat Indonesia sekarang ini cerdas, pintar-pintar, sulit dipengaruhi dengan hal-hal yang tidak rasional," ujar dia.

Karena itu, ia mengatakan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama dalam pencalonan diri menjadi pemimpin, termasuk Gibran.

"Jadi siapapun mencalonkan menjadi gubernur, bupati, wali kota silakan, tapi kalau tidak dipilih, jangan marah. Ya tentu saja, dan saya sudah sampaikan, saya tidak akan kampanye untuk anak saya," katanya.