Ini Isi Surat Kedua Kim Jong-un untuk Donald Trump

Msyahrianto - Internasional

Senin, 16 September 2019 16:15 WIB

ini isi surat kedua kim jong-un untuk donald trump

Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Korut), Kim Jong-un mengirim undangan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengunjungi Pyongyang. Udangan itu disampaikan dalam sebuah surat yang dikirim pada bulan Agustus.

Sumber-sumber diplomatik yang dikumpulkan surat kabar Korea Selatan, Joongang Ilbo mengungkap surat undangan tersebut dalam sebuah laporan tertanggal Senin (16/9/2019).

Diketahui surat itu adalah surat kedua Kim Jong-un yang diterima Trump di tengah perundingan denuklirisasi yang terhenti antara kedua negara.

Baca Juga: Kemenlu Iran Sebut Rouhani dan Trump Tak Akan Bertemu di Sidang PBB

Menurut salah satu sumber diplomatik, dalam surat kedua yang diterima Trump pada minggu ketiga Agustus, Kim berbicara tentang kesediaannya untuk bertemu pemimpin Amerika itu untuk pertemuan puncak yang lain.

Gedung Putih, Departemen Luar Negeri AS, dan misi Korea Utara untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) belum menanggapi permintaan komentar.

Trump dan Kim telah bertemu tiga kali sejak Juni tahun lalu untuk membahas cara-cara menyelesaikan krisis program rudal dan senjata nuklir Korea Utara, tetapi kemajuan substantif masih sedikit.

Kedua pemimpin itu terakhir bertemu di Zona Demiliterisasi (DMZ) antara kedua Korea pada bulan Juni dan sepakat untuk memulai kembali negosiasi tingkat kerja yang telah terhenti sejak pertemuan puncak kedua di Vietnam pada bulan Februari lalu yang tanpa menghasilkan kesepakatan apa pun.

Baca Juga: Kim Jong-un Surati Donald Trump, Apa Isinya?

Pada pekan lalu, Korea Utara kembali menguji tembak rudal jarak pendek beberapa jam setelah Wakil Menteri Luar Negeri Choe Son Hui mengatakan bahwa Korea Utara bersedia melakukan "diskusi komprehensif" akhir bulan ini.

Trump kemudian mengatakan dia akan bersedia untuk bertemu Kim Jong-un di beberapa titik akhir tahun ini.

Trump mengatakan pada 9 Agustus lalu dia telah menerima "surat yang sangat indah" setebal tiga halaman dari Kim Jong-un dan menambahkan dia bisa mengadakan pertemuan lagi dengannya.