Ini 3 Kampus Tempat Bapak Teknologi Indonesia Menimba Ilmu

Tanayastri - Digital Economy

Kamis, 12 September 2019 20:30 WIB

ini 3 kampus tempat bapak teknologi indonesia menimba ilmu

Presiden ketiga Republik Indonesia, BJ Habibie tutup usia di RSPAD Gatot Subroto Rabu (11/9/2019) dan mengundang banyak atensi dari masyarakat Indonesia. Tak terkecuali para warganet di berbagai situs jejaring sosial.

Di Twitter misalnya, berdasarkan pantauan Warta Ekonomi hingga Kamis (12/9/2019), tagar 'Habibie Berpulang' dan 'RIP Bapak Teknologi Indonesia' masih tertera di jajaran topik yang hangat dikicaukan para pengguna di Indonesia.

Setidaknya, ada sekitar 37 ribu cuitan dengan tagar 'RIP Bapak Teknologi Indonesia dan sekitar 3 ribu tagar 'Habibie Berpulang' dicatatkan oleh Twitter.

Baca Juga: BJ Habibie Wafat, Jaja Miharja: Takut Gak Ada Lagi yang Bisa Bikin Pesawat

Julukan Bapak Teknologi Indonesia dalam tagar itu agaknya diberikan kepada sosok Habibie karena kontribusinya dalam dunia penerbangan, nasional ataupun internasional.

Setidaknya, pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan itu memiliki 46 hak paten. Yang paling banyak diketahui publik tentunya hak paten di bidang pesawat terbang.

Sejak kuliah, Habibie memang telah menaruh atensi lebih pada dunia aviasi. Maka tak heran, jika ia banyak mengenyam pendidikan di kampus yang dikenal andal di bidang teknologi.

Baca Juga: Kesedihan BCL Saat Sang Idola BJ Habibie Meninggal Dunia

Adapun, inilah sejumlah kampus tempat BJ Habibie menimba ilmu:

1. Institut Teknologi Bandung (ITB)

Bandung jadi kota pertama tempat Habibie menimba ilmu, Teknik Elektro jadi jurusan yang ia pilih. Studinya di sana rampung pada 1954.

ITB dikenal banyak mencetak nama-nama berbakat, utamanya di bidang teknologi. Selain Habibie, Presiden Soekarno, Ridwan Kamil Ciputra, hingga bos Bukalapak, Achmad Zaky juga menempuh pendidikan di sana.

2. Delft University of Technology

Tak cukup dengan gelar sarjana, Habibie melanjutkan pendidikan di Belanda, tepatnya di kota Delft, berjarak 69 kilometer dari Amsterdam.

Universitas ini berada di peringkat ke-54 universitas terbaik global, dengan total mahasiswa aktif sekitar 18.429 orang. Teknik mesin, studi lingkungan hidup, arsitektur, teknik sipil dan teknologi merupakan sejumlah jurusan favorit di sana.

Sayangnya, suami dari Ainun itu tidak merampungkan pendidikan di universitas ini hingga akhir karena memutuskan pindah ke negara Eropa lain.

3. RWTH Aachen University

RWTH Aachen University (Rheinisch-Westfälische Technische Hochschule Aachen) berlokasi di Kota Aachen, 638 kilometer dari Ibu Kota Berlin, Jerman.

Universitas itu menduduki posisi 154 universitas terbaik di dunia dengan total mahasiswa aktif 45.256 dengan 2 ribu tenaga akademis.

Habibie menyelesaikan studi dari 1960 hingga 1965 dan memperoleh gelar Master of Science di bidang teknik.