Hari Ini Bergerak Tak Menentu, IHSG Besok Bakal . . .

Annis - Bursa

Rabu, 11 September 2019 17:05 WIB

hari ini bergerak tak menentu, ihsg besok bakal . . .

Indeks Haraga Saham Gabungan (IHSG) secata mengejutkan menguat +0.72% atau 45.28 poin ke level 6.381,95 setelah sempat terjungkal ke zona merah hingga level terendah di 6.328,69. Saham sektor aneka Industri (+3.09%) dan Property (+1.57%) memimpin penguatan. 

 

Head of Research Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan bahwa saham  PT Astra International Tbk (ASII) naik cukup signifikan atau +3.75% setelah sempat terpuruk jauh dibawah level 7.000 dimana data penjualan mobil yang melambat menjadi trigger negatif sebelumnya. 

 

“Secara fundamental kinerja keuangan ASII masih cenderung positif diekspektasi 2019 masih mengalami pertumbuhan bottom line 2.8% dan harga saham ASII pada saat ini mencerminkan PER 13.29x dibawah rata-rata 5 tahun terakhir,” ujarnya, dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (11/9/2019).

 

Baca Juga: Bikin Sport Jantung! Bursa Domestik Beri Kejutan di Akhir Perdagangan!

 

Menurut Lanjar, pergerakan IHSG diperkirakan masik akan bergerak melanjutkan penguatan dengan support resistance 6.350-6.425. “Saham-saham yang masih cukup menarik secara teknikal diantaranya; LSIP, WSBP, WTON, CPIN, JPFA, HMSP, IMAS, WSKT, PTPP, LPCK, ADHI, WIKA, CTRA dan RALS,” terangnya. 

 

Hal yang sama disampaikkan oleh Direktur Indosurya Sekuritas, William Surya Wijaya, yang menuturkan bila IHSG masih terlihat berusaha untuk keluar dari fase konsolidasi wajarnya, memanfaatkan momentum koreksi wajar masih bisa dijadikan peluang oleh investor, mengingat dalam jangka panjang IHSG masih berada dalam pola uptrend.

 

 

“Demikian juga dengan capital inflow yang masih tercatat secara year to date, menunjukkan bahwa minat investor asing masih cukup besar ke pasar modal Indonesia, IHSG masih berpotensi menguat,” ucapnya.

 

Baca Juga: IHSG Dibuka Turun 0,03% di Awal Sesi I

 

Sebagai informasi, Bursa saham Asia ditutup menguat dengan indeks Nikkei (+0.96%), TOPIX (+1.65%) dan HangSeng (+1.78%) naik signifikan cenderung optimis. Banyak indikasi bermunculan bahwa china akan bergerak untuk mengurangi dampak perang perdagangan. Tiongkok merilis daftar baru yang disetujui untuk pembebasan tarif. Pergerakan China untuk mengurangi dampak perang perdagangan memberikan harapan terjadinya stimulus moneter agresif dari bank sentral Eropa dan The Fed.

 

Sementara, Bursa Eropa dibuka menguat mengikuti penguatan mayoritas bursa saham Asia. Indeks Eurostoxx (+0.45%), FTSE (+0.95%) dan DAX (+0.79%) naik rata-rata diatas setengah persen. Sebagian penguatan didorong oleh rotasi kesektor-sektor yang tertinggi di tahun ini seperti sektor pertambangan dan perbankan di Eropa. Sentimen selanjut investor akan terfokus pada laporan bulanan persediaan dan permintaan serta perkiraan produksi oleh OPEC sebagai indikasi pergerakan harga minyak kedepan.