Senandung Negeri di Atas Awan, Magnet Baru di DCF 2019

Msyahrianto - Entertainment & Life Style

Senin, 05 Agustus 2019 20:59 WIB

senandung negeri di atas awan, magnet baru di dcf 2019

Dieng Culture Festival 2019 masih menjadi magnet kuat buat para wisatawan yang hadir. Pasalnya, salah satu event pendukung yang tak kalah menarik, Senandung Negeri di Atas Awan, dikerumuni sejumlah wisatawan. Dalam laporan penyelenggara, tercatat sekira 100 ribu wisatawan hadir di venue acara, lapangan Pandawa, Dieng Kulon, Banjarnegara, Jawa Tengah.

Jumlah penonton Senandung Negeri di Atas Awan tahun ini membeludak. Hal itu tidak lain karena bintang tamu yang dihadirkan ke acara, yakni Djaduk Ferianto bersama Kua Etnika dan Isyana Sarasvati.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani mengungkapkan, Senandung Negeri di Atas Awan termasuk event unggulan di Dieng Culture Festival 2019.

"Senandung Negeri di Atas Awan memang luar biasa. Bisa jadi konten unggulan. Pergerakan wisatawan bisa maksimal sekali. Mereka jeli menangkap keinginan pasar. Djaduk Ferianto dan Isyana Sarasvati menjadi kombinasi bagus. Selain populer, keduanya memiliki fans yang kuat," sebut Rizki, Sabtu (3/8/2019) malam.

Antusiasme pengunjung sudah terlihat sejak sore hari. Mereka mulai memadati venue 2 jam sebelum konser. Untuk masuk ke venue, wisatawan pun harus berdesak-desakan. Venue utamanya penuh sesak. Namun, mereka terlihat duduk rapi di sekeliling stage. Sementara, di luar pagar venue utama juga terlihat orang berjubel.

Dirinya menambahkan, meskipun acara berlangsung cukup baik dan penuh antusiasme penonton, acara itu juga perlu dievaluasi demi peningkatan.

"Apa yang terlihat dalam konten Senandung Negeri di Atas Awan sungguh fenomenal. Pergerakan wisatawan sangat masif. Beberapa evaluasi tampaknya harus dilakukan untuk memberikan kenyamanan secara keseluruhan. Namun, secara umum progressnya sangat kompetitif," tambah Rizki lagi.

Tingginya antusias pengunjung direspon dengan performa memikat para penampil. Djaduk Ferianto dan Kua Etnika melempar banyak hits. Beberapa lagunya, yaitu Jawa Dwipa dan Swarna Dwipa. Aksi Djaduk Ferianto dkk lalu ditutup lagu Sewu Kuto milik Didi Kempot. Namun, aransemennya mengalami perubahan. Mengikuti gaya Djaduk bersama Kua Etnikanya.

“Kemeriahan yang terlihat dari konten Senandung Negeri di Atas Awan sangat menggembirakan. Dieng Culture Festival sudah mendapatkan core ideal dari konten-kontennya. Konsep yang dimunculkan pada Senandung Negeri di Atas Awan bisa diterapkan pada konten lainnya,” kata Ketua Tim Pelaksana CoE Kemenpar Esthy Reko Astuty.

Performa tidak kalah memikat ditampilkan Isyana Sarasvati. Aksinya di atas panggung atraktif dengan 9 hits. Pembukanya ialah lagu ‘Kau’. Ada juga lagu ‘Sekali Lagi’ dan ‘Tetap Dalam Jiwa’. Ditampilkan juga lagu ‘A Whole New World’. 

Isyana Sarasvati bahkan tidak bisa menyembunyikan perasaan kagumnya terhadap acara tersebut.

“Tampil di sini sangat menyenangkan. Suasananya luar biasa. Saya seperti berada di surga malam ini. Alam Dieng indah. Para pengunjung di sini juga sangat antusias, meski udaranya dingin. Pokoknya di sini sangat berkesan,” imbuh Isyana Sarasvati.

Tingginya animo publik pun diapresiasi Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Apalagi, wisatawannya tetap didominasi oleh milenial.

“Dieng Culture Festival secara keseluruhan bagus. Mampu menarik arus wisatawan dalam jumlah besar, khususnya pasar milenial. Mereka tinggal sedikit memolesnya lagi untuk event di tahun depan. Akses masuk dan keluar dari venue harus ditreatment lagi agar nyaman. Intinya, cepat mengurai kumpulan massa,” tutup Menpar.