Habib Rizieq atau Kursi Menteri, Gerindra Pilih Mana?

Rosmayanti - Politik

Sabtu, 13 Juli 2019 08:29 WIB

habib rizieq atau kursi menteri, gerindra pilih mana?

Partai Gerindra memasukkan syarat rekonsialisasi untuk memulangkan Habib Rizieq Shihab (HRS) ke Indonesia, sebagai bentuk mewujudkan suasana tentram pascapemilihan presiden (Pilpres) 2019.

"Kita inginkan Indonesia itu guyub. Harus ada islah nah. Harus menyudahi masalah lama. Lalu kita harapannya semua polarisasi bisa hilang, tidak ada yang ada di-dzalimi," kata Wasekjen Partai Gerindra, Andre Rosiade, Sabtu (13/7/2019).

Andre menyebut, tak ada maksud lain saat memasukkan nama Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu dalam poin rekonsiliasi. Bahkan menurut dia, lebih berharga memulangkan HRS ke Indonesia ketimbang membagi-bagikan jatah menteri sebagai upaya rekonsiliasi pasca-Pilpres 2019.

Baca Juga: Kepulangan Rizieq Jadi Syarat Rekonsiliasi, Jangan-Jangan Prabowo...

"Kan sudah selesai kompetisinya, kita mau guyub, mau islah. Kami meminta HRS pulang tujuannya baik, kan tidak minta bagi (kursi) menteri, jadi sudah saatnya kembali membangun bangsa," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, rekonsiliasi antara Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto sepertinya masih sulit untuk diwujudkan. Pasalnya, kubu Prabowo mengajukan syarat berupa pemulangan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab dalam agenda tersebut.

Pentolan FPI itu sudah hampir dua tahun lebih berada di Arab Saudi setelah Polda Metro Jaya menetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyebaran konten pornografi. Namun, tak lama berselang kasus itu dihentikan karena polisi tak menemukan alat bukti tambahan.

Baca Juga: Jangan Ge'er, Habib Rizieq Dipulangkan Bukan Permintaan Gerindra

Tak hanya itu, pria berumur 53 tahun itu juga ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penghinaan Pancasila oleh Polda Jawa Barat. Perkara itu juga telah dihentikan pihak kepolisian pada awal tahun lalu.