UKM Berstandar Nasional Akan Hadir di Pameran IQE Surabaya

Rosmayanti - Entrepreneur

Jum'at, 14 September 2018 22:34 WIB

ukm berstandar nasional akan hadir di pameran iqe surabaya

Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan menyelenggarakan Pameran Indonesia Quality Expo (IQE) ke-6 pada 25-28 Oktober 2018 di Grand City Convex, Surabaya.

Kepala Biro Hukum, Organisasi, dan Humas BSN Iryana Margahayu mengatakan, pameran IQE akan didukung berbagai pemangku kepentingan, baik dari perusahaan, lembaga penilaian kesesuaian, pemerintah pusat dan daerah, serta perguruan tinggi.

"UKM-UKM unggulan yang sudah meraih SNI akan tampil dalam pameran IQE. Masyarakat dapat memanfaatkan IQE sebagai ajang bertukar informasi, edukasi, serta transaksi," ujarnya, Jumat (14/9/2018) di Jakarta.

Iryana memaparkan, beberapa produk unggulan yang akan ditampilkan dalam pameran tersebut di antaranya pupuk, pelumas, elektronik rumah tangga, mainan anak, batik, kain tenun, tekstil, produk makanan olahan ikan, dan sebagainya. 

Khusus Jawa Timur, tambahnya, akan membuat pavilion khusus sebanyak 50 booth yang akan menampilkan UKM-UKM binaan yang sudah meraih SNI.

"Masyarakat bisa mendapatkan berbagai produk unggulan Jawa Timur dan menanyakan pengalaman UKM meraih SNI. Di booth BSN sendiri akan mengadakan konsultasi SNI gratis yang bisa mendukung informasi yang ada dalam pameran IQE," kata Iryana. 

Sementara Kepala Pusat Penerapan Standar BSN Wahyu Purbowasito mengatakan, sebanyak 397 perusahaan di Jawa Timur bersertifikat SNI Produk. Kalau ditambah dengan perusahaan yang meraih SNI Sistem Manajemen Mutu bisa mencapai ribuan. Sedangkan total perusahaan besar dan menengah di provinsi itu sekitar 6 ribuan.

"Jadi, kalau ditambah dengan UKM, tentunya angkanya jauh lebih besar dari angka tesebut," ujar Wahyu. 

Perkembangan LPK di Jawa Timur relatif signifikan. Total sebanyak 243 LPK yang terdiri dari lembaga sertifikasi, laboratorium, dan lembaga inspeksi terakrediasi Komite Akreditasi Nasional (KAN). Ketersediaan LPK sebanyak ini bisa mendukung penerapan SNI di provinsi tersebut.

"Komitmen Jawa Timur dalam menerapkan SNI cukup luar biasa, sehingga BSN memberikan penghargaan Tokoh Standardisasi kepada Gubernur Jawa Timur Soekarwo pada 2014 lalu," kata Wahyu. 

Wahyu mengimbau masyarakat untuk lebih selektif membeli produk, yaitu yang telah ber-SNI. Menurutnya, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang mengira bahwa produk ber-SNI hanya untuk segelintir produk. Padahal, banyak produk UKM, seperti makanan, minuman, mainan anak, dan sebagainya sudah ber-SNI.