Kemenkop-UKM Gelontorkan Bantuan Wirausaha Pemula di Wilayah Perbatasan NKRI

Rosmayanti - Entrepreneur

Jum'at, 14 September 2018 21:38 WIB

kemenkop-ukm gelontorkan bantuan wirausaha pemula di wilayah perbatasan nkri

Kementerian Koperasi dan UKM bersinergi dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) untuk menggelontorkan program bantuan pemerintah bagi wirausaha pemula (WP) kepada 32 pelaku usaha mikro di Atambua, salah satu wilayah perbatasan NKRI dan Timor Leste.

Asisten Deputi Permodalan Kementerian Koperasi dan UKM Luhur Pradjarto mengatakan, program sinergi tersebut dirintis sejak Oktober 2017 yang diawali dengan sosialisasi program di Paloh-Arok, Sambas; Nanga Badau, Kapuas Hulu; Entikong, Sanggau; Skouw, Jayapura, dan Atambua, Belu.

"Atas dasar hal tersebut, maka untuk mengkongkritkan sinergi pada 2018 disepakati dibuat ploting di lima daerah Pusat Kegiatan Strategis Nasional atau PKSN dengan kegiatan pelatihan dan pemberian bantuan usaha mikro sebagai Wirausaha Pemula (WP)," katanya di Belu, Jumat (14/9/2018).

Dalam pelaksanaannya, pelatihan tersebut didukung anggaran dari BNPP maupun Bank Indonesia, serta pemerintah daerah setempat. 

"Setelah itu, kepada peserta pelatihan yang memenuhi persyaratan diberikan bantuan pemerintah berupa dana untuk pengembangan WP," ujarnya.

Ia menekankan, agar penerima WP menggunakan dana untuk mendukung perkembangan usahanya, sehingga diharapkan dapat menggairahkan perekonomian daerah perbatasan.

"Kami berharap kepala bagian yang menangani perbatasan dapat menyediakan kios di sekitar perbatasan yang saat ini sedang dipersiapkan kementerian terkait," kata Luhur.

Olivia Haki (41), pengelola usaha tenun ikat yang mendapat bimbingan dari ibu-ibu PKK desa, dengan bantuan tersebut, akan menambah alat tenun dan modal kerja berupa benang tenun, sehingga diharapkan dapat meningkatkan jumlah produksi lebih banyak.