Ijtima Ulama II Tak Pengaruhi Suara Jokowi-Ma'ruf

Irfan_mualim - Politik

Jum'at, 14 September 2018 20:35 WIB

ijtima ulama ii tak pengaruhi suara jokowi-ma'ruf

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama bakal menggelar Ijtima Ulama II pada Minggu (16/9/2018). Meski begitu, ternyata tidak mendapat pengaruh luas terhadap pemenangan Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arsul Sani, mengatakan  dukungan para ulama di Ijtima Ulama II tidak berpengaruh luas pada kemenangan di pilpres 2019. Bahkan tidak khawatir apabila para ulama tersebut mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Saya kira tidak (berpengaruh). Itu hak warga negara untuk berkumpul," ujarnya di Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Ia menambahkan, agenda Ijtima Ulama Jilid II sebenarnya tidak mewakili aspirasi seluruh ulama yang ada di Indonesia, dalam menentukan dukungan pada capres-cawapres. Bahkan, Arsul mengklaim, pasangan Jokowi-Ma'ruf telah menerima lebih banyak dukungan dari para ulama atau kiai yang terafiliasi pada organisasi Nahdlatul Ulama.

"Karena ini pimpinannya alim ulama di NU, pasti jauh lebih mengerucut ke Jokowi dan Ma'ruf," jelasnya.

Selain itu, kuantitas ulama yang hadir pada Ijtima Ulama II, juga tak signifikan untuk mempengaruhi masyarakat saat pilpres. Ia juga membandingkan dengan para ulama NU lebih banyak jumlahnya dan lebih berpengaruh signifikan bagi masyarakat.

"Yang kita lihat misalnya kalau NU, dari sisi namanya saja itu sudah kebangkitan para ulama," katanya.