5 Cara Rex Marindo Membangun Diferensiasi Brand

Cahyo - Entrepreneur

Sabtu, 11 Agustus 2018 14:01 WIB

5 cara rex marindo membangun diferensiasi brand

Jadilah berbeda atau brand kita tidak akan bertahan hidup lebih lama.

Iya, dalam dunia bisnis diferensiasi adalah mantra penting yang betul-betul harus dipahami, dimengerti, dan dieksekusi dengan tepat oleh pemilik brand agar bisnis bisa bertahan dan terus berkembang. Nah, masalahnya adalah kebanyakan pebisnis khususnya UKM sering kali tidak paham tentang diferensiasi, Mereka hanya tahu menjadi beda, unik, to be the one, atau bahkan semua umat manusia di muka bumi ini sampai bingung dengan apa yang orang tersebut jual.

Jika diperhatikan, kebanyakan pebisnis juga sering tidak tepat dalam mengimplementasikan diferensiasi ke dalam brand. Alhasil, alih-alih menjadi faktor pembeda yang punya daya ungkit dan reason to buy justru diferensiasi malah menjadi backfire atau tidak punya impact sama sekali terhadap bisnis.

Membangun diferensiasi brand merupakan hal yang kompleks dan sulit terutama dalam situasi saat ini di mana arus informasi, teknologi, dan pengetahuan sangat mudah didapat dan dicari oleh banyak pihak khususnya kompetitor. Sesuatu yang menjadi diferensiasi hari ini bisa menjadi menjadi basi pada esok hari karena tiba-tiba kompetitor atau orang lain membuat hal yang sama bahkan lebih baik.

Jadi, ada beberapa pendekatan yang bisa dijadikan acuan untuk membangun diferensiasi yang kuat sehingga punya daya saing namun sekaligus tidak mudah ditiru oleh kompetitor tentunya.

1. Customer Intimacy Approach

Pendekatan dalam membangun diferensiasi yang fokus pada kekuatan layanan ke pelanggan merupakan hal yang cukup sulit ditiru setidaknya dalam jangka waktu pendek karena hal ini terkait dengan pola perusahaan dalam membangun budaya perusahaan.

Starbucks misalnya, kenapa mereka mengatakan: it's not about the coffee - we're in the people business serving coffee, not the coffee business serving people. Simpel, karena mereka ingin membangun diferensiasi yang kuat tentang kedekatan dengan konsumen melalui produk kopi. Hal ini terlihat dari sisi layanan setiap karyawan, fasilitas yang konsumen dapatkan, hingga suasana yang diciptakan sangat berorientasi dengan human touch spirit.

2. Cost Leadership Approach

Nah, ini pendekatan diferensiasi yang cukup kuat menjadi reason to buy konsumen dan juga menuntut perusahaan untuk sangat efisien sehingga margin profit masih bisa dijaga di angka yang menguntungkan. Air Asia contohnya, dengan moto Now Everyone Can Fly, maskapai penerbangan low cost seperti ini jelas mengedepankan harga murah yang menjadi diferensiasi brand.

Hanya saja yang sangat penting untuk dipahami adalah jangan muncul image "murah tidak berkualitas" secara brand karena ini tentu tidak baik kecuali konsumen tidak memiliki pilihan.

3. Spiritual Spirit Approach

Apa brand yang paling sukses di dunia? Jika boleh dibilang brand maka jelas agama yang dianut oleh hampir sebagian besar penduduk di bumi inilah brand terbesar yang pernah ada. Spiritual spirit merupakan salah satu pendekatan yang luar biasa kuat karena biasa akan memunculkan penganut dan pengikut yang bukan lagi berbicara soal transaksi tapi sudah soal yang more than the wolrd.

Dalam banyak studi brand mungkin Harley Davidson yang paling sering diangkat menjadi bahasan tentang bagaimana brand ini menjadi "spirit atau agama" bagi pengikutnya.

4. Technological Approach 

Pendekatan ini lebih mengedepankan kekuatan teknologi untuk membangun daya saing dan diferensiasi di pasar. Kenapa kita membeli Apple? Karena kita tahu bahwa Apple adalah perusahaan yang inovatif. Kenapa kita menggunakan Grab atau Gojek? Karena kita tahu semua kemudahan yang ditawarkan melalui aplikasi yang mereka berikan.

Kenapa kita memesan hotel di Traveloka? Simpel saja, gampang tinggal klak klik, klak klik, beres hotel ter-booking.

5. Internal Process Approach

Coba sebutkan apa diferensiasi McDonald sehingga menjadi valuable brand yang sangat luar biasa dan bisnis juga berkembang luar biasa di seluruh dunia? Sudah pasti 1.000% saya yakin hal ini sangat sulit dijawab dengan tepat, ayam? Lah, di Australia tidak menjual ayam. Burger? Kentang?

Menurut saya, diferensiasi yang mereka bangun adalah process dan system yang bisa diadaptasi secara global sehingga mereka berkembang menjadi brand global. Coba lihat layout, SOP, dapur, kitchen, peralatan, cara kerja dan semua hal yang ada sudah terstandar dengan jelas dan lengkap.