Bakpia Japon, Langganan Keluarga Keraton

Yudi_suprobo - Entrepreneur

Sabtu, 11 Agustus 2018 11:55 WIB

bakpia japon, langganan keluarga keraton

Siapa yang tak kenal Bakpia, oleh-oleh khas dari Yogyakarta ini sangat menggugah selera dengan harga yang terjangkau. Bakpia, makanan ringan yang berisikan kacang hijau dan rasa lain ini sangat cocok jika disuguhkan dengan kopi atau teh ketika waktu bersantai.

Bakpia Japon, salah satu unit usaha mikro kecil menengah (UMKM) binaan PT Perusahaan Nasional Madani (PNM) yang terletak di Desa Trimurti, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta ini telah bergabung sekitar tahun 2009 lalu.

Dwianto (38), pemilik Bakpia Japon meneruskan usaha orang tuanya ini, Ia rela membagikan kisah serta menceritakan strategi bisnisnya ditengah persaingan ketat dunia kuliner makanan ringan.

Ia mengatakan selain dijual di toko, Bakpia Japon ini juga dibeli dengan merk lain, dan dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi. Lanjutnya, Ia mengaku beberapa kali Bakpia buatannya dipesan oleh Keraton Yogyakarta.

"Ya, kalo kraton ada banyak tamu, pesennya ke sini dan kadang Bakpia pathok juga ambil ke sini." jelasnya kepada Warta Ekonomi saat PNM Journalist Journey 2018 di Yogyakarta, Rabu (8/8/2018).

Ia juga menceritakan perkembangan bisnisnya semenjak bergabung menjadi nasabah Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) PNM.

Sebelum bergabung menjadi nasabah PNM, 9 tahun lalu Bakpia Japon dijajakan berkeliling hanya dengan sepeda tua. Ia menjelaskan, pinjaman modal dari PNM ini dapat meningkatkan jumlah produksinya. "Kami gabung ke PNM untuk penambahan modal bahan baku, kini dalam satu hari Bakpia Japon mampu produksi hingga 3 sak tepung atau sekitar 12.000 butir Bakpia, yang sebelumnya hanya memproduksi 10-20 sak tepung setiap bulannya," ujarnya.

Tambah Dwi, yang kini memiliki 25 orang karyawan dan memiliki 4 mesin penggiling kulit berkat pinjaman modal dari PNM, mengatakan, saat ini sasaran penjualan Bakpia Japon ialah untuk acara hajatan.

"Termasuk hari raya, saat hari raya, Bakpia Japon mendapat pesanan lebih banyak, hingga delapan sak tepung," ungkapnya.

Kini, lanjut Dwi, Bakpia Japon memilik empat rasa, mulai rasa original, cokelat, keju, hingga durian.

"Perbedaan Bakpia Japon dengan bakpia lainnya terletak pada rasa dan tekstur. Isi lebih padat dan terasa lebih manis. Sehingga saat digigit isiannya tidak buyar," pungkasnya. 

Harga jual Bakpia Japon relatif terjangkau, Kata Dwi, "Per butir bakpia dihargai Rp1.000. Dalam satu kemasan isi 15 dihargai Rp14.000 dan isi 20 seharga Rp18.000," tutupnya.