Jelang Lebaran Harga Pangan Naik, Tapi Masih Wajar

Annis - Riil

Kamis, 14 Juni 2018 13:40 WIB

jelang lebaran harga pangan naik, tapi masih wajar

Warga Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, menilai kenaikan harga pangan di pasar tradisional menjelang perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah masih dalam batas kewajaran.

"Kalau menurut saya, tidak terlalu tinggi. Kenaikannya masih wajar. Tapi, yang terlalu mahal itu cabai merah. Biasanya per kg Rp35 ribu hingga Rp40 ribu, tapi sekarang Rp70 ribu," kata Ryda, salah seorang warga Kotawaringin Barat di Pasar Tradisional Indra Sari Kelurahan Baru, Kamis (14/6/2018).

Di pasar itu,, harga daging sapi semula Rp125 ribu naik menjadi Rp130 ribu per kg, daging ayam ras dari Rp42 ribu kini Rp45 ribu per kg, cabai merah dari Rp40 ribu menjadi Rp70 ribu per kg, bawang merah dari Rp40 ribu menjadi Rp45 ribu per kg, bawang putih dari Rp35 ribu menjadi Rp40 ribu per kg.

Sebelumnya di tempat terpisah, Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah menyatakan telah mengingatkan sekaligus memerintahkan seluruh satuan kerja perangkat daerah agar berupaya keras menstabilkan harga pangan jelang Idul Fitri.

Ia juga sangat memperhatikan ketersediaan dan harga daging sapi sebab permintaan terhadap daging sapi relatif tinggi, khususnya H-1 Idul Fitri.

"Kami memprediksi H-1 Idul Fitri kebutuhan akan daging sapi mencapai 80 ekor. Jadi, dua rumah pemotongan hewan (RPH) kami operasikan secara optimal agar pemenuhan kebutuhan tidak mengalami gangguan," kata Nurhidayah.

RPH yang dioperasikan yakni di Jalan Rambutan Pangkalan Bun dengan sistem manual, dan Ruminansia Pangkalan Bun di Jalan A. Yani KM 13 dengan sistem modern.

Ketersediaan daging sapi di Kabupaten ini tidak ada masalah dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat jelang Idul Fitri.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Kobar Rosihan Pribadi, mengaku bahwa pihaknya telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) daging sapi sebesar Rp125 ribu per kg.