TPID Dirikan Kedai Kita, Kendalikan Inflasi di Medan

Vicky - Daerah

Kamis, 17 Mei 2018 17:39 WIB

tpid dirikan kedai kita, kendalikan inflasi di medan

Kota Medan sebagai salah satu kota dengan penyumbang inflasi terbesar di Sumut. Dimana inflasi kota Medan mencapai 82 persen, sehingga Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Medan berupaya agar beberapa harga komoditi utama khususnya pangan dapat ditekan, agar inflasi tetap terjaga dengan baik. 

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah Sumatera Utara Arief Budi Santoso mengatakan dengan mendirikan Kedai Kita yang digagas TPID bersama Pemko Medan, maka dapat memberikan kenyamanan  bagi masyarakat Medan untuk membeli pangan dengan harga yang relatif murah.

"Kita ambil barang-barang dari stok Bulog. Sedikitnya ada enam komoditi utama pangan yang dijual di sana dengan harga relatif murah dibanding dari harga di pasaran," katanya di Kedai Kita Kawasan Pusat Pasar Medan, Kamis (17/5/2018).

Dikatakannya, komoditi yang dijual antara lain beras Kita Rp9.500 per kg, beras Kita OP Rp9.250 per kg, beras Kita Premium Rp10.500 per kg, beras Moris Rp9.800 per kg, beras Poci Premium Rp12.000 per kg, minyak goreng Kita Rp12.500 per liter, minyak goreng Family Rp11.000 per liter, gula Manis Kita Rp12.000 per kg, tepung Kita, daging Kita (daging impor beku) Rp80.000 per kg dan telur Rp950 per butir.

“Pendirian Kedai Kita tidak hanya pada bulan puasa Ramadan saja, tapi juga untuk menjaga stabilitas harga pangan dalam upaya menekan inflasi,” ujarnya.

Dijelaskannya, bila Kedai Kita di Pusat Pasar ini berjalan dengan baik, pihaknya tidak menutup kemungkinan akan dibuka di tempat lain di beberapa pasar yang menjadi survei bahan pokok oleh Badan Pusat Statistik (BPS). 

"Jika Kota Medan berhasil menekan inflasi maka pengaruhnya ke inflasi Sumut juga akan terjaga dengan baik pula. Dan pembukaan Kedai Kita ini salah satu langkah dari TPID Kota Medan untuk menjaga harga bahan pangan,” ujarnya.

Walikota Medan, Dzulmi Eldin menambahkan bahwa adanya Kedai Kita ini diharapkan bisa memberikan andil dalam mengendalikan kestabilan harga kebutuhan pokok. Sebab biasanya menjelang Ramadan dan Lebaran harga bahan pokok cenderung mengalami kenaikan. 

“Dengan adanya Kedai Kita ini masyarakat juga dipermudah dan harganya relatif lebih rendah dari harga di pasaran,” pungkasnya.