Jelang Puasa dan Lebaran, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Aman

Vicky - Daerah

Rabu, 16 Mei 2018 20:21 WIB

jelang puasa dan lebaran, stok barang kebutuhan pokok di jatim aman

Menjelang bulan Puasa Ramadan 1439 H, stok berbagai barang kebutuhan pokok di Jatim dipastikan aman. Walupun demikian, beberap komoditas lain dipastikan alami kenaikan jelang bulan puasa dan lebaran tahun ini.

“Ketersediaan bahan pokok di Jatim secara keseluruhan sangat cukup, baik itu stoknya maupun yang terdapat di pasar-pasar di kabupaten/kota,” tegas Gubernur Jatim, Soekarwo di Surabaya, Rabu (16/5/2018).

Pakde Karwo sapaannya mengatakan, beberapa komoditi bahkan mengalami surplus hingga bulan Juli 2018. Yakni beras, gula, cabe merah besar, cabe rawit merah, cabe merah keriting, jagung, bawang merah, daging sapi, daging ayam ras, dan telur ayam.

Per 14 Mei 2018, lanjut Pakde Karwo, cadangan stok beras di gudang Bulog Jatim mencapai 227.462 Ton, pada bulan Juli mendatang, komoditi ini surplus 859.241 ton. Untuk komoditi gula, stok di gudang Bulog Jatim mencapai 25.762 Ton. Sedangkan produksi gula di Jatim/Tahun mencapai 1.010.447,1 Ton, dengan jumlah konsumsi mencapai 450.000 Ton/Tahun.

Ditambahkan, untuk cabe merah besar, pada bulan Mei ini Jatim surplus 569 ton, pada Juli mendatang komoditi ini mengalami surplus 1.635 ton. Kemudian komoditi cabe merah keriting stoknya masih aman dan surplus 13,631 ton pada Juli 2018.

Komoditi lainnya yang juga surplus hingga Juli 2018, imbuh Pakde Karwo, adalah jagung, yang surplus 246.254 ton. Kemudian bawang merah (surplus 17.426 ton), daging sapi (3.463 ton), daging ayam ras (30,552), dan telur ayam dengan surplus mencapai 88,762 pada Juli mendatang.

“Yang kami impor hanya dua, kedelai dan bawang putih. Untuk kedelai, tingkat konsumsi di Jatim mencapai 410 ribu ton, sedangkan produksinya mencapai 350 ribu ton atau sebanyak 37% dari produksi nasional, sehingga masih kurang 60 ribu ton,” bebernya.

Sementara itu, staf Plt. Kadisperindag Prov. Jatim, Saiful mengatakan, bahwa kebutuhan pokok dan lebaran tahun ini dinyatakan aman dan masyarakat tidak perlu panik akan kebutuhan tersebut.

“Pemerintah Jatim sudah melakukan langkah-langkah yang baik untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok jelang puasa dan lebaran. Pemerintah Jatim telah melakukan koordinasi dengan kabupaten daerah di Jatim untuk pasar murah. Hal itu, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan kebutuhannya di bulan puasa dan lebaran nanti,” ujar saiful.