KPU: Tak Dapat Undangan Pemilih, Bawa e-KTP Saat Nyoblos

Vicky - Daerah

Selasa, 17 April 2018 12:09 WIB

kpu: tak dapat undangan pemilih, bawa e-ktp saat nyoblos

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan Herdensi Adenin mengatakan bahwa seluruh pemilih baik yang dapat C6 (undangan pemilih) atau yang tidak mendapatkan C6 maupun yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), maka wajib membawa e-KTP pada saat hari H pemungutan suara.

“Tentunya ini merupakan sesuatu yang baru bagi masyarakat. Jika dulu, yang tidak terdaftar saja yang membawa e-KTP. Tapi mengacu dengan PKPU No.8/2018 ini, maka semuanya harus membawa e-KTP atau Surat Keterangan (Suket)," katanya, Senin (16/4/2018).

Pihaknya berharap Pemko Medan, terutama camat, lurah sampai kepala lingkungan dapat menyampaikan hal ini kepada masyarakat bahwa pada hari H (pencoblosan) wajib membawa e-KTP atau Suket.

Apabila PKPU No.8/2018 tidak tersampaikan kepada masyarakat, Herdensi khawatir pada saat hari H nanti akan muncul persoalan atas ketidaktahuan masyarakat.

Sementara Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, menyambut baik informasi yang disampaikan tersebut. Oleh karenanya ia menginstruksikan Kepada Kabag Pemerintahan Setdakot Medan segera menginformasikan dan mensosialisasikan kepada camat, lurah dan kepling tentang PKPU No.8/2018.

"Bagi warga yang belum mendapatkan e-KTP, saya menyarankan segera menghubungi kepling, lurah dan camat agar bisa mendapatkan surat keterangan dari Disdukcapil," ujarnya.

Di samping itu, katanya, camat, lurah dan kepling pun diminta untuk jemput bola untuk membantu masyarakat untuk mendapatkan surat keterangan dari Disdukcapil apabila belum mendapatkan e-KTP.

"Dengan demikian masyarakat  pun dapat menggunkan hak pilihnya pada hari H pencoblosan 27 Juni 2018 mendatang," pungkasnya.