2019, Pemprov Kaltim Fokus Pembangunan Industri Hilirisasi

Vicky - Daerah

Senin, 16 April 2018 19:00 WIB

2019, pemprov kaltim fokus pembangunan industri hilirisasi

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pada pelaksanaan APBD 2019 akan fokus pada dukungan industri hilirisasi.

Kebijakan ini dinilai akan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar karena mampu mendorong tumbuhnya ekonomi daerah.

Hal ini menjadi tema besar yang dibahas dalam Musrenbang provinsi Kaltim mengarah pada upaya memperkuat daya saing untuk mempercepat industri hilirisasi, di Balikpapan, Senin pagi (16/4/2018).

Kepala Bappeda Kaltim, Zairin Zain, mengatakan industri hilir di Kalimantan Timur sudah mulai bangkit dan berkembang. Seperti Plywood, galangan kapal.

"Industri kayu sudah mulia bahkan di 2016 lalu mulai AD. Anda bisa lihat pabrik kapal -kapal yang di muara ada banyak galangan kapal berkembang itu milik kita semua. Log sudah tidak kita jual tapi sudah industri kayunya," katanya (16/4/2018).

Selain itu juga berkembang industri karet, rotan dan sawit yang industri turunan bisa dikembangkan." Di Kariangau dan Buluminung (PPU) dan Maloy (Kutim) lagi kita kembangkan kesana," tandasnya.

Mengenai Musrenbang provinsi katanya sudah dilakukan di 10 kabupaten kota di kaltim, yang awalnya dimulai di Kota Samarinda pada 21 Maret 2018 dan kemudian diakhiri di Penajam Paser Utara pada 29 Maret tahun 2018.

Menurutnya Musrenbang Kaltim ini diharapkan provinsi bersama Kabupaten kota dapat menapak langkah maju bersama dengan rencana pembangunan yang melandaskan pada sumber daya yang terbarukan dengan industri hilir yang berkembang saat ini.

Mari kita wujudkan Kaltim yang mandiri dan sejahterahkan masyarakatnya menuju tahun 2030," ajaknya.

Musrenbang Kalimantan Timur mulai dilangsungkan di Kota Balikpapan yang dihadiri sekitar 600 orang lebih yakni dari seluruh unsur SKPD provinsi Kalimantan Timur, SKPD Balikpapan, dan  legislatif, tokoh masyarakat, TNI Polri, media massa serta lembaga sosial masyarakat.

Disamping itu, Musrenbang menjadikan pijakan penting untuk menjejaki transofrmasi ekonomi dari yang tak tebarukan menjadi ke arah ekonomi terbarukan seperti wisata dan usaha mirko kecil menengah.

"Pengembangan turunan migas, turunan kelapa sawit. Sudah bangun pusat industri Buluminung dan Kariangau. Mau bangun jembatan di Pulau Balang dibuat kawasan industri manufaktur," tambah Gubernur Kaltim Awang Faroek dalam sambutannya.