Kepengurusan Baru, IIPG Gelar Baksos Pencegahan Kanker Serviks

Ferry_hidayat - Politik

Rabu, 14 Maret 2018 21:11 WIB

kepengurusan baru, iipg gelar baksos pencegahan kanker serviks

Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) menyelenggarakan kegiatan bakti sosial membantu kaum ibu melakukan deteksi dini kanker serviks.

Kegiatan bakti sosial tersebut dilakukan IIPG di kantor DPP Partai Golkar di Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta, selama dua hari pada 14-15 Maret 2018.

Kegiatan bakti sosial ini diselenggarakan merupakan bagian dari rangkaian terbentuknya kepengurusan baru IIPG yang dipimpin ketua umum Yanti Airlangga.

"IIPG menyelenggarakan bakti sosial yakni pendeteksian penyakit kanker serviks, karena melihat kaum perempuan rentan terhadap penyakit kanker, terutama kanker serviks," kata Ketua Umum IIPG, Yanti Airlangga, melalui pernyataan tertulisnya, Rabu (14/3/2018).

Menurut Yanti, pendeteksian penyakit kanker serviks itu dilakukan dengan cara pemeriksaan tes inspeksi visual asetat (IVA) terhadap kaum perempuan.

Selama dua hari kegiatan bakti sosial, kata dia, tim dokter yang direkrut IIPG akan melakukan pemeriksaan tes IVA kepada sekitar 500 kaum perempuan warga Jakarta, khususnya warga sekitar kantor DPP Partai Golkar. Menurut Yanti, kaumperempuan rentan terkena penyakit kanker, terutama kanker serviks.

"Berdasarkan data, penderita kanker serviks di Indonesia sudah mencapai 21.000 kasus pertahun," katanya.

Yanti menjelaskan penyakit kanker serviks menyumbang kematian cukup besar bagi kaum perempuan.

Penyakit kanker serviks atau kanker mulut rahim merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti kaum perempuan. Merujuk data WHO, Yanti mengatakan bahwa setiap tahun ribuan perempuan meninggal karena penyakit kanker serviks.

Melalui kegiatan bakti sosial bertema "Sehat Bersama Golkar" itu, IIPG hendak mengingatkan kaum perempuan tentang bahaya kanker serviks, sekaligus mengimbau peserta yang hadir untuk senantiasa memeriksakan diri sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan.

Penyakit kanker serviks, kata dia, dapat dicegah dengan melakukan antisipasi sejak dini melalui tes IVA, sehingga diperlukan kesadaran dari kaum perempuan untuk memeriksakan dirinya.

"Saya berharap ibu-ibu senantiasa waspada dan menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan, khususnya terkait bahaya kanker mulut rahim dengan cara melakukan pemeriksaan kesehatan," ujarnya.