Luhut: Sektor Pariwisata Akan Untung dari Pertemuan IMF-WB

Vicky - Nasional

Rabu, 14 Maret 2018 19:44 WIB

luhut: sektor pariwisata akan untung dari pertemuan imf-wb

Masyarakat bakal ikut merasakan dampak perhelatan tahunan Dana Moneter Internasional-Bank Dunia (IMF-WB) yang akan digelar pada tanggal 8-14 Oktober 2018 di Bali. 

Menko Maritim Luhut B. Pandjaitan  menegaskan bahwa anggaran Rp800 miliar yang bakal dihabiskan untuk pelaksanaan pertemuan tingkat tinggi pejabat bank sentra dan menteri keuangan dunia itu akan kembali kepada masyarakat. 

“Mengenai komputer, kita akan beli relatively brand new sekitar 400 buah, nanti akan kita bagikan ke Kabupaten Banyuwangi, Bali dan juga Lombok setelah selesainya acara itu,” ujar Menko dalam keterangan resminya di Bandung, Rabu (14/3/2018).

Menko meminta agar komputer-komputer itu tidak dibagi-bagi secara bertahap, namun dibagikan secara langsung ke sekolah. Selain itu, lanjut Menko Luhut, untuk pembayaran hotel para peserta akan membayarnya sendiri.

“Semua akan dilakukan sehemat mungkin, se-efisien mungkin tanpa mengurangi kenyamanan peserta dan kami melihat sampai sekarang persiapan sudah bagus,” urainya.

Menko Maritim mengungkapkan bahwa pemerintah telah mempersiapkan sekitar 60 destinasi wisata yang akan ditawarkan kepada peserta pertemuan. “Kami siapkan misalnya High-End Touris, biarin aja mereka nanti di situ, nah nanti yang kelas menengah ada lagi kita siapin, jadi semua sekarang bisa berkembang,” ujarnya 

Tak hanya itu, pekerja seni maupun kalangan pengusaha kecil dan menengah juga diajak pemerintah untuk terlibat dalam acara ini. 

Sedangkan, untuk menghibur peserta, di sela-sela sekitar 3 ribuan side event pertemuan IMF-WB, pemerintah akan menyajikan pagelaran seni. Salah satunya adalah pameran mural yang dibuka oleh Menko Maritim Luhut B. Pandjaitan dan Menkeu Sri Mulyani di Jakarta .

“Tadi pak Triawan (Kepala Bekraf) sudah melaporkan bahwa kita akan jual scarf buatan UKM kepada peserta meeting,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani menambahkan bahwa publik juga akan diuntungkan oleh perbaikan maupun pembangunan infrastruktur demi menyambut even internasional ini.  

“Misalnya seperti Asian Games, kita melakukan perbaikan stadion atau infrastruktur, tidak hanya akan dipakai untuk Asian Games saja tapi akan berlaku untuk hal lainnya. Sama seperti IMF World Bank,” tukasnya.  

Sementara itu,  Menurut Menkeu Sri Mulyani, mulai dari peresmian  acara hingga akhir, seniman Indonesia akan dilibatkan dalam rangkaian penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF-WB. 

“Saya rasa banyak sekali dampak multiplayer effectnya akibat dari penyelenggaraan ini,” pungngkasnya.