Dompet Dhuafa Gagas 'Food Bank for Asmat'

Fauziah_hidayah - CSR

Rabu, 14 Februari 2018 18:19 WIB

dompet dhuafa gagas 'food bank for asmat'

Meski status Kejadian Luar Biasa (KLB) sudah di cabut, Dompet Dhuafa melalui kerja sama dengan berbagai stakeholder terus upayakan kegiatan perbaikan lingkungan masyarakat di wilayah Kabupaten Asmat dengan membentuk program 'Food Bank for Asmat'.

Menurut drg. Imam Rulyawan MARS, sebagai Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi, Food Bank for Asmat diciptakan untuk menunjang kehidupan yang sejahtera. "Program jangka panjang selama satu tahun ini  diharapkan dapat membawa perubahan bagi masyarakat Asmat dan sekitarnya yang lebih baik sehingga kasus gizi buruk dan campak dapat ditanggulangi," jelasnya, Rabu (15/2/2018) di Jakarta. 

Food Bank for Asmat merupakan intervensi terintegrasi multisektor dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat. Program Food Bank for Asmat ini bertujuan untuk mencegah kejadian yang lebih buruk akibat KLB campak dan masalah gizi buruk yang beberapa pekan lalu telah terjadi. Mengatasi masalah gizi buruk dengan pemberdayaan kearifan lokal serta merancang skema kemandirian masyarakat dalam pencegahan dan memecahkan permasalahan kesehatan melalui upaya edukasi berbasis psikoterapi menuju pola hidup sehat.

Program Food Bank for Asmat terdiri dari berbagai lini seperti program energi terbarukan dengan mengolah sumber daya alam menjadi energi terbarukan. Sejak awal KLB menyerang  masyarakat Asmat, Dompet Dhuafa mengintervensi melalui pusat layanan gizi bagi anak-anak di wilayah tersebut. Serta penyediaan air minum mengingat sebagian besar masyarakat Asmat masih mengandalkan air yang berada di rawa-rawa sebagai bahan baku air minum dan kegiatan lainnya. Selain itu, penyediaan lumbung pangan melalui pendekatam Social Change Behaviour demi mendorong pola hidup sehat sesuai budaya serta kearifan lokal masyarakat setempat.

"Saat ini Dompet Dhuafa sudah memberangkatkan 4 gelombang yang terdiri dari para aktivis kemanusiaan dan para dokter untuk membantu pemulihan kesehatan serta assessment wilayah terdampak. Insha Allah, untuk keberangkatan gelombang ke-5, Dompet Dhuafa bersama Kak Seto akan memberikan motivasi untuk anak-anak Asmat dalam menatap masa depan yang lebih cerah," tutup drg. Imam Rulyawan MARS. 

Dompet Dhuafa adalah lembaga nirlaba milik masyarakat Indonesia yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum duafa dengan dana ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf), serta dana lainnya yang halal dan legal (dari perorangan, kelompok, perusahaan/lembaga). Selama 25 tahun, Dompet Dhuafa telah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan ummat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaan serta CSR.