BPS Gelar Kick Off Meeting Sensus Penduduk 2020

Fauziah_hidayah - Makro

Rabu, 14 Februari 2018 11:35 WIB

bps gelar kick off meeting sensus penduduk 2020

Indonesia akan kembali melaksanakan sensus penduduk (SP) pada 2020. SP 2020 akan menjadi sensus kependudukan ketujuh di Indonesia yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dimana sebelumnya dilakukan pada 1961, 1971, 1980, 1990, 2000, dan 2010.

Sebagai awal dari rangkaian persiapan pelaksanaan SP 2020, BPS menggelar acara Kick Off Meeting di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Rabu (14/2/2018). Dari pantauan Warta Ekonomi, acara ini dihadiri 250 peserta yang berasal dari Kementerian/Lembaga, Akademisi, Forum Masyarakat Statistik (FMS), dan internal BPS.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan landasan pelaksanaan SP 2020 sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang statistik. Selain itu, PBB juga merekomendasikan kepada seluruh negara untuk melakukan sensus penduduk minimal sekali dalam 10 tahun. Meskipun sudah banyak negara yang sudah melakukan sensus penduduk 5 tahun sekali.

"Untuk sementara Indonesia belum mampu melakukannya, tetapi kita mempunyai Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS), untuk menjembatani hasil di antara dua sensus penduduk tersebut," kata Suhariyanto dalam sambutannya.

Ia mengatakan, Indonesia bukanlah satu-satunya negara yang melakukan sensus penduduk. Akan tetapi, banyak negara lain yang juga melakukan sensus serupa.  

Adapun sensus kali ini, BPS berusaha untuk memenuhi tiga prinsip dasar ABC yakni accurate, benchmark, dan comprehensive. BPS bakal menggunakan teknologi geospasial sebagai kerangka dalam pengumpulan data.

Lebih lanjut, dalam pencacahan data, BPS menggunakan tiga jenis yakni PEPI (pencil and paper interview), CAPI (computer assisted personal interview), CAWI (computer assisted web interview), serta ada juga registrasi penduduk bekerja sama dengan Dukcapil.