India Stop Program Subsidi untuk Jemaah Haji

Yudi_suprobo - Asia Pasifik

Rabu, 17 Januari 2018 14:26 WIB

india stop program subsidi untuk jemaah haji

Pemerintah India telah mengumumkan akhir dari kebijakan yang telah berlangsung puluhan tahun untuk memberikan subsidi kepada ribuan umat Islam yang menuju ke kota suci Mekkah untuk melakukan ziarah tahunannya.

Mukhtar Abbas Naqvi, Menteri Urusan Minoritas India, mengatakan pada hari Selasa bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari "sebuah kebijakan untuk memberdayakan kaum minoritas dengan harga diri dan tanpa merasa diistimewakan".

"Dana subsidi haji akan digunakan untuk pemberdayaan pendidikan anak dan perempuan dari masyarakat minoritas," ungkapnya kepada awak media di Delhi.

Keputusan tersebut menyusul keputusan tahun 2012 oleh Mahkamah Agung India, yang telah mengarahkan pemerintah untuk secara bertahap mengurangi subsidi tersebut dan menghapusnya pada tahun 2022. Langkah tersebut disambut baik oleh banyak kelompok Muslim di India.

"Ini telah menjadi tuntutan lama masyarakat Muslim di India," Navaid Hamid, presiden All India Muslim Majlis-e-Mushawarat, sebuah organisasi payung dari beberapa kelompok Muslim, mengatakan kepada Al Jazeera.

"Subsidi ini digunakan untuk waktu yang lama untuk mengecam komunitas Muslim, untuk menyebarkan kebohongan bahwa umat Islam disenangkan untuk memilih bank," pungkas Hamid.