Pilkada Serentak, Mari Jaga Kebhinekaan dan Persaudaraan (1)

Ajank - Politik

Minggu, 14 Januari 2018 14:51 WIB

pilkada serentak, mari jaga kebhinekaan dan persaudaraan (1)

Tahun 2018 telah memasuki pertengahan bulan dan hiruk-pikuk pemilihan gubernur dan wakilnya serta pemilihan bupati dan dan wakil bupati hingga wali kota-wakil wali kota sudah mulai ramai dibicarakan oleh setiap pendukungnya.

Di berbagai media sosial walaupun belum memasuki masa kampanye, sejumlah pendukung masing-masing calon sudah mulai mempromosikan dan mengunggulkan pasangannya masing-masing.

Untuk wilayah Nusa Tenggara Timur sendiri, akan ada 10 kabupaten yang akan mengelar Pilkada Serentak. Bersamaan dengan itu pula akan diadakan pemilihan gubernur untuk periode 2018-2023 yang semuanya serentak dilaksanakan pada tanggal 27 Juni.

10 kabupaten di NTT yang akan mengelar Pilkada serentak pada 27 Juni mendatang yakni Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Sikka, Alor, Ende, Manggarai Timur, Nagekeo, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, dan Rote Ndao.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT memastikan bahwa untuk Pilkada Pemilihan Gubernur NTT, hanya empat pasangan yang mendaftar sampai akhir pendaftaran yakni pada Rabu (10/1).

"Pendaftaran dimulai pada Senin (8/1) hingga Rabu (10/1), dan hingga Rabu malam tak ada lagi calon gubernur yang mendaftar," kata Ketua KPU NTT Maryanti Adoe di Kupang.

Khusus untuk Pilgub NTT sendiri, empat pasangan calon yang mendaftar di KPU itu yakni, pasangan Marianus Sae-Emmilia Noelmina, pasangan Benny K. Harman-Benny Litelnoni, Pasangan Esthon Foenay-Christian Rotok dan terakhir adalah pasangan Victor Laiskodat-Josef Nae Soi.

Untuk pasangan Marianus Sae-Emmilia Noemina diusung oleh dua partai yakni PDI-P dengan 10 kursi dan PKB dengan lima kursi sehingga totalnya 15 kursi. Sementara Benny K Harman dan Benny Litelnoni diusung oleh partai Demokrat dengan delapan kursi, PKPI tiga kursi dan PKS dua kursi.

Kemudian untuk pasangan Esthon-Christian Rotok diusung oleh Partai Gerindra yang memiliki delapan 8 kursi serta PAN yang memiliki lima kursi.Sementara untuk Victor Laiskodat dan Josef diusung oleh partai NasDem dengan delapan kursi, Golkar dengan 11 Kursi dan Hanura dengan lima kursi.

Semuanya menurut KPU telah memenuhi syarat dan siap untuk melanjutkannya ke tahapan berikutnya yakni melakukan verifikasi bakal calon yang akan dimulai pada Februari mendatang.

Berbagai harapan datang dari KPU serta Badan Pengawas Pemilu NTT, yakni berharap agar setiap pasangan serta pendukung masing-masing pasangan tetap menjaga keaamanan selama berbagai tahapan berlangsung hingga sampai hasil pemungutan suara.

KPU sendiri juga mengimbau setiap pasangan calon agar tetap menaati berbagai peraturan yang dikeluarkan sesuai dengan UU yang berlaku.

"Tetaplah menjaga persaudaraan diantara kita. Jangan sampai hanya karena Pilkada Serentak hubungan persaudaraan kita jadi rusak," ujarnya. (Ant)