Ingin Jadi Pengusaha Sukses? Sifat Johnny Andrean Berikut Patut Dicontoh

Fauziah_hidayah - Entrepreneur

Rabu, 03 Januari 2018 10:58 WIB

ingin jadi pengusaha sukses? sifat johnny andrean berikut patut dicontoh

Di balik kesuksesan Johnny Andrean, seorang pengusaha sukses pemilik 3 brand besar di Indonesia, J.CO Donuts & Coffee, Breadtalk, dan Johnny Andrean Salon, tentu banyak sifat yang patut dicontoh. Pasalnya, putra Tanah Air ini tidak mungkin bisa sukses begitu saja tanpa memiliki keistimewaan. 

Dari sifat-sifat di bawah inilah sebagaimana dikutip dari Finansialku.com, yang ia mampu ukir sebagai karier yang berbeda dengan orang lain. Agaknya, semua orang perlu menjadikan sifat-sifat tersebut sebagai bentuk motivasi untuk bergerak semakin maju.

1. Pekerja Keras

Sifat Johnny Andrean sebagai seorang pekerja keras jelas bukan main-main. Untuk mempelajari apakah bisnis donat dengan sistem franchise cocok diterapkan di Indonesia, Ia sampai melakukan riset dengan metode survei di beberapa negara yaitu Amerika Serikat, Australia, Jepang, serta beberapa negara-negara Eropa. Hasilnya adalah negatif. Dalam artian, ada beberapa hal yang membuat hasil donat tidak memuaskan sehingga belum cocok digunakan untuk bisnis franchise di Indonesia.

2. Pantang Menyerah

Setelah Johnny Andrean Salon mengalami penjarahan pada 1998, tekad Johnny Andrean dalam membangun kembali bisnisnya tidak pernah pudar. Perjuangannya terjawab pada 2003 saat akhirnya bisnis tersebut bisa semakin menanjak hingga Ia bisa merambah dunia usaha lain. Tetapi, waktu 5 tahun bukanlah waktu yang cepat. Terutama untuk membangun kembali puing-puing harapan yang belum bisa dijamin keberhasilannya.

Hingga saat ini, banyak orang yang masih ragu untuk meniru tindakan beliau. Beberapa korban krisis moneter ada yang menjadi pekerja biasa atau bahkan menganggur. Tidak sedikit pula yang mengakhiri karier usahanya dan memilih menjadi seorang kriminal sampai berujung di sel tahanan. Semua hal itu merupakan bukti nyata bahwa menjadi seseorang yang pantang menyerah bukan urusan mudah. Hanya orang bermental kuat seperti Johnny Andrean yang bisa menjalaninya.

3. Pandai Membaca Situasi

Dari tiga jenis usaha Johnny Andrean yang berbeda baik dari model maupun bidangnya, dapat disimpulkan bahwa Ia adalah serang pebisnis andal yang memiliki intuisi baik. Kemampuannya dalam membaca situasi sangat membantu dalam proses menganalisis produk apa yang diinginkan masyarakat Indonesia serta bagaimana cara yang paling cocok diterapkan pada pasar negara ini. Oleh karena itu, kepiawaiannya banyak menuai pujian dari pebisnis-pebisnis lain yang kerap menjalankan kerjasama di berbagai bidang dengan Johnny Andrean.

4. Nekat yang Berdasar

Meskipun memiliki banyak penghalang, tetapi Johnny Andrean selalu mengambil keputusan yang cukup 'nekat'. Keputusan out of the box pertamanya adalah membuat salon di tanah perantauan, Jakarta. Sebagai putra daerah, tentu hal ini sangat berisiko terutama jika bertemu orang yang salah. Tetapi, Johnny Andrean tidak membuat keputusan itu tanpa berpikir panjang. Karena sudah mempertimbangkan dengan survei analitiknya, segala kesulitan masih dalam taraf dapat dilaluinya.

Pada saat bisnis salonnya berkembang, Johnny Andrean tidak ingin memakai ilmunya untuk pribadi. Ia ingin menjadi lebih bermanfaat untuk orang lain dengan cara membuat sekolah yang mendidik para calon hairstylist dengan nama Johnny Andrean School & Training. Selain untuk direkrut sebagai pekerja di galeri-galeri Johnny Andrean Salon yang jumlahnya ratusan, para lulusan juga diharap dapat membuka salon sendiri dan bisa lebih mandiri.

5. Berpikir Logis dan Tidak 'Asal Main Mimpi'

Mimpi besar selalu mendatangi orang-orang sukses. Begitu pula dengan Johnny Andrean. Mimpi besarnya untuk menjadi pebisnis andal tidak hanya sekali dua kali diungkapkan. Namun, mimpi adalah tetap mimpi jika seseorang tidak terbangun untuk meraihnya. Berkat mimpi besar dan logika tinggi, Ia mampu merengkuh berbagai keutamaan yang belum bisa dicapai banyak orang.

Intinya, memulai sesuatu dari nol butuh perjuangan 100% agar bisa mencapai puncak. Sebuah usaha yang setengah-setengah hanya akan menghasilkan rasa lelah dan kegagalan. Karena saat ini, jumlah saingan bisnis semakin banyak dan kreatif, pengembangan diri serta motivasi internal memang tidak dapat lagi diganggu gugat. Seperti kata pepatah Pantang pulang sebelum dapat uang, mungkin nilai ini juga yang digenggam erat oleh Johnny Andrean.

6. Tekun Belajar

Meskipun sudah memiliki ilmu di bidang kecantikan, Johnny Andrean tidak langsung puas dan berhenti belajar. Sembari tetap berbagi ilmu di sekolah kecantikannya, Ia memperdalam ilmu cara membuat roti yang enak sebelum kemudian memutuskan untuk membeli waralaba BreadTalk. Tidak tanggung-tanggung, Ia sampai mengejar resep rahasia tersebut ke Singapura.

Dari perjuangannya untuk memperdalam seluk-beluk pengolahan roti tersebut, sangat wajar jika kemudian Johnny Andrean memetik kesuksesan. Tidak hanya sepadan dengan perjuangannya, tetapi hal ini juga merupakan salah satu keberuntungan dalam dukungan keluarganya yang suportif.

7. Cakap dalam Menjalin Hubungan

Tidak hanya ramah, sosok Johnny Andrean memang dikenal cakap dan bisa menjalin hubungan baik dengan rekan bisnis. Jika kenyamanan sudah terjalin dengan baik,  selanjutnya hubungan bisnis bisa berkembang menjadi hubungan pertemanan atau kekeluargaan. Itulah yang menjadi sisi positif dari Johnny Andrean. Dengan kecakapannya pulalah banyak orang yang tidak segan untuk berbagi ilmu, tips, dan membantunya pada riset-riset di berbagai negara.

8. Setia

Bersama sang istri dan anaknya, Johnny Andrean mengajarkan bagaimana seseorang bisa sukses jika menjaga kesetiaan terhadap usahanya. Tidak hanya itu, keuletan dan inovasinya yang terus berkembang juga mampu mengeksplorasi potensi dirinya menjadi lebih maju. Kesetiaan pada bisnis dibuktikan saat Johnny Andrean tidak meninggalkan salonnya setelah terkena tragedi penjarahan.

Bukti kesetiaan lainnya adalah saat membuka BreadTalk, Johnny Andrean memberikan inovasi apapun seperti transparansi cara pembuatan pada pengunjung agar tingkat kepercayaan mereka. Bahkan, untuk bisnis J.Co Donuts & Coffee, Ia juga sudah sangat setia dengan tetap melakukan riset di berbagai negara dengan harapan bisa mewujudkan bisnis ketiganya tersebut.