Bakal Akuisisi Hotel Le Meridien Bali, RBMS Yakin Pendapatan Capai Rp120 M

Fauziah_hidayah - Bursa

Kamis, 07 Desember 2017 15:47 WIB

bakal akuisisi hotel le meridien bali, rbms yakin pendapatan capai rp120 m

PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) optimis pendapatan di tahun depan akan mencapai sebesar Rp120 miliar. Manajemen meyakini hal tersebut akan terealisasi pasca perseroan mengakuisisi PT Tiara Raya Bali Internasional sebagai pemilik Hotel Le Meridien Bali.

Direktur utama RBMS Richard R Wiriahardja mengungkapkan jika saat ini perseroan tengah dalam proses untuk meningkatkan penyertaan saham di PT Tiara Raya Bali Internasional dari 40 persen menjadi 99,1 persen.

"Jika kami menguasai 99,1 persen maka pendapatan Le Meredien Bali akan terkonsolidasi dalam laporan keuangan kami," kata Richard di Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Lebih lanjut Ia menuturkan bahwa di penghujung tahun ini perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp70 miliar sehingga tahun depan diperkirakan tidak akan lebih rendah dari Rp70 miliar. Artinya, pendapatan perseroan akan meningkat sebesar 71,42%. 

"Pendapatan Le Meridien Bali sekitar Rp50 miliar sampai Rp60 miliar per tahun. Kalau dikonsolidasikan, menjadi Rp120 miliar," terangnya. 

Menurutnya, sumber dana akuisisi tersebut akan diperoleh melalui penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Selain itu, dana hasil rights issue tersebut akan digunakan untuk modal kerja dan pengembangan perumahan berskema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

"Kami akan melakukan rights issue dengan target penggalangan dana sebesat Rp300 miliar,” kata Richard yang juga menyebutkan bahwa RBMS akan menggelar RUPS pada 15 Januari 2018 untuk memperoleh persetujuan terkait aksi korporasi yang akan ditangani PT Sinarmas Sekuritas yang juga sebagai pembeli siaga.

Sebelumnya, PT Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara perdagangan saham RBMS karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham RBMS di pasar skunder dan pasar tunai.