Gemar Berkuda? Startup Milik Nabila Syakieb Ini Perlu Dicoba

Fauziah_hidayah - Digital Economy

Selasa, 14 November 2017 16:11 WIB

gemar berkuda? startup milik nabila syakieb ini perlu dicoba

Bintang sinetron kenamaan Nabila Syakieb bersama suaminya Reshwara Radinal, atlet berkuda ketangkasan (equestrian) Indonesia, hari ini (14/11/2017) meluncurkan Djiugo, aplikasi pertama di dunia yang menyediakan informasi dan layanan lengkap untuk peminat olahraga berkuda. 

Reshwara Radinal membagikan cerita di balik berdirinya Djiugo. Dia mengatakan selama berkecimpung di industri berkuda, dirinya menemukan adanya tantangan besar untuk mendapatkan akses informasi dan layanan yang diperlukan para peminat olahraga berkuda. 

"Dari situ, muncul ide untuk menciptakan sebuah platform yang dapat menjadi solusi untuk menjawab seluruh kebutuhan seputar dunia berkuda," kata Reshwara di Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Dia melanjutkan, aplikasi Djiugo merupakan pioner di industri berkuda dunia. Djiugo hadir sebagai one stop shopping place untuk memenuhi semua kebutuhan terkait kuda bagi seluruh kalangan, baik atlet, penunggang profesional, atau keluarga yang tertarik untuk berkuda. Djiugo menghubungkan pengguna dengan sesama pecinta kuda dari berbagai komunitas berkuda di seluruh dunia.

Nabila Syakieb yang juga hobi berkuda berharap keberadaan Djiugo dapat memperluas minat keluarga Indonesia terhadap berkuda. "Tidak dapat dipungkiri, berkuda masih identik dikenal sebagai olahraga yang mahal dan eksklusif untuk kalangan atas. Padahal, memiliki hobi berkuda bukan berarti harus memiliki kuda sendiri. Sekarang sudah semakin banyak klub berkuda, bahkan tempat rekreasi yang dapat mengakomodir hobi berkuda dengan biaya terjangkau," kata Nabila.

Aktivitas berkuda juga kadang dianggap berisiko tinggi, terutama bagi anak usia dini. Padahal, berkuda adalah olahraga yang tidak hanya bermanfaaat untuk fisik, tetapi juga psikis. "Berkuda mampu mendorong pembentukan karakter bertanggung jawab dan percaya diri pada seorang anak. Berkuda juga salah satu alternatif terapi autisme yang efektif," tambah Nabila.