Rakernas di Makassar, Golkar Bakal Undang Jokowi

Vicky - Politik

Jum'at, 13 Oktober 2017 15:33 WIB

rakernas di makassar, golkar bakal undang jokowi
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar mengagendakan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Kota Makassar, Sulsel, pada akhir Oktober. Rakernas itu dirangkaikan dengan puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 partai berlambang beringin. Ketua Harian DPP Partai Golkar, Nurdin Halid, mengaku telah mengundang Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk menghadiri momen bahagia Partai Golkar tersebut. 
 
"Presiden Jokowi diharapkan hadir. Sekarang dalam proses lobi, kami masih tunggu konfirmasi. Soal jadwal pasti agenda kegiatan akan menyesuaikan dengan jadwal presiden. Kan selesai rakernas, ada puncak HUT Partai Golkar, itu kita harapkan presiden bisa hadir," kata NH-sapaan akrab Nurdin Halid, saat dihubungi Jumat, (13/10/2017).
 
Menurut NH, rakernas di Makassar menjadi ajang konsolidasi Golkar menyongsong berbagai ajang politik nasional. Mulai dari pilkada serentak 2018 hingga pemilihan presiden dan pemilihan legislatif 2019. Hajatan tersebut akan dihadiri oleh seluruh pengurus Golkar se-Indonesia. Adapun Presiden Jokowi memang diharapkan hadir sebagai calon presiden usungan Golkar di Pilpres 2019.
 
NH menerangkan khusus dalam rakernas, pihaknya akan membahas kinerja Partai Golkar di seluruh daerah di Indonesia. Bakal dirumuskan pula program kerja sebagai solusi dan terobosan guna mendongkrak elektabilitas partai yang merosot. "Kita bahas kinerja Golkar di seluruh daerah, jadi bukan hanya DPP. Kita akan lahirkan program kerja yang mampu menjawab masalah dan tantangan ke depan," tuturnya. 
 
Sedangkan untuk momentum perayaan HUT ke-53 Partai Golkar, NH sudah meminta agar seluruh kader dan pengurus untuk menyemarakkannya. Sejumlah kegiatan yang disiapkan yakni pekan kreativitas, seminar ilmiah, dan jalan santai. 
 
Ketua Harian DPD I Golkar Sulsel, M. Roem, menambahkan rakernas di Makassar merupakan ajang unjuk kekuatan partai. Kegiatan digelar oleh DPP untuk memperkuat konsolidasi jelang pilkada serentak tahun 2018.  Selain itu juga akan dibahas sejumlah isu strategis nasional. "Kegiatan ini dipusatkan di Makassar, tapi sepenuhnya digelar DPP. Kita masih menunggu arahan dari pusat," pungkasnya.