Tahun Depan LPDB-KUMKM Mulai Terapkan Fintech

Fauziah_hidayah - Entrepreneur

Jum'at, 13 Oktober 2017 15:00 WIB

tahun depan lpdb-kumkm mulai terapkan fintech

Pada tahun 2017 Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menargetkan penyaluran dana bergulir sebesar Rp1,5 triliun. Dimana 40 persen atau sebesar Rp600 miliar disalurkan melalui koperasi, dan 60 persen atau Rp900 miliar disalurkan melalui lembaga perantara.

Oleh karena itu, Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo sangat mengharapkan peran Dinas Koperasi dan UKM dalam melakukan seleksi awal terhadap Koperasi dan UKM calon mitra LPDB-KUMKM.

Menurutnya, di era digitalisasi, koperasi dan UKM dituntut harus peka dengan perubahan, mampu berinovasi dan familiar memanfaatkan teknologi informasi. Hal ini dikarenakan tahun depan, LPDB-KUMKM akan mulai terapkan Financial Technology atau Fintech sehingga lebih efektif dan efisien dalam penyaluran dana bergulir. 

"Dalam kesempatan ini saya ingin menghimbau, mau tidak mau atau suka tidak suka tuntutan teknologi informasi menjadi sebuah kewajiban dalam perubahan manajemen modern agar menjadi lebih kompetitif, yang tidak ingin berubah secara perlahan perusahaannya akan mati berguguran satu demi satu," tandas Braman di Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Rakor Kerja Sama Program Penyaluran Pembiayaan Dana Bergulir LPDB-KUMKM dengan Pemerintah Daerah mengangkat tema "Optimalisasi Peran Pemerintah Daerah dalam Menyongsong Paradigma Baru LPDB-KUMKM sebagai Lembaga yang Inklusif". 

Direktur Umum dan Hukum Fitri Rinaldi dalam laporannya mengatakan tujuan diadakan Rakor ini untuk mempercepat dan memperluas akses penyaluran dana bergulir kepada Koperasi dan UKM, mengoptimalkan pelaksanaan monitoring dan evaluasi dana bergulir yang telah disalurkan. 

Selain itu, untuk mengefektifkan pelaksanaan pengalihan program dana bergulir Kemenkop UKM tahun 2007-2008 kepada LPDB-KUMKM, maupun dalam upaya meningkatkan fungsi koordinasi secara berjenjang dan proporsional. 

"Sehubungan dengan hal tersebut, dalam implementasinya kami atur melalui Perjanjian Kerja Sama dengan dinas, dimana finalisasinya akan kita bahas dalam forum ini," ungkap Fitri. 

Acara ini diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM Provinsi seluruh Indonesia. Sementara dari jajaran direksi LPDB-KUMKM turut hadir antara lain Direktur Pengembangan Usaha Adi Trisnojuwono, Direktur Umum dan Hukum Fitri Rinaldi, Direktur Keuangan Ahmad Nizar, serta Direktur Bisnis Iman Pribadi, Direktur Pembiayaan Syariah Jaenal Aripin. 

Rakor ini merupakan tindaklanjut pertemuan bersama LPDB-KUMKM dengan para Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi, di Batam beberapa waktu lalu. Hasil Rakor akan ditindaklanjuti dalam acara Temu Mitra Nasional LPDB-KUMKM yang akan digelar di gedung Smesco Indonesia, Jakarta pada 19 Oktober 2017.