Bantu Warga Rohingya, Kemensos Apresiasi ACT

Vicky - Nasional

Rabu, 13 September 2017 19:33 WIB

bantu warga rohingya, kemensos apresiasi act

Kementerian Sosial mengapresiasi langkah relawan kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang telah menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi etnis muslim Rohingya di Myanmar. 

Menteri Sosial (Mensos RI) Khofifah Indar Parawansa menjelaskan layanan kemanusiaan di Rohingya yang sudah berjalan 6 tahun dinilai sangat bermakna bagi masyarakat Rohingya. Kementerian Sosial mendukung rencana kelanjutan program bantuan tersebut. Skemanya, ACT akan menjadi penampung sekaligus penyalur bantuan kemanusiaan dari masyarakat umum. 

"ACT akan mengkanalisasi bantuan kemanusiaan dari berbagai elemen masyarakat Indonesia. Utamanya yang berniat untuk membantu namun bingung hendak disalurkan lewat mana," ungkap Khofifah dalam keterangan resminya di Bandung, Rabu (13/9/2017).

Khofifah meyakini konflik berkepanjangan di Rakhine State, Myanmar menimbulkan rasa empati sekaligus simpati masyarakat Indonesia. Terlebih dengan status Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia. Karenanya, kanalisasi bantuan menjadi solusi bagi masyarakat umum yang berkeinginan membantu kelompok etnis muslim Rohingya tersebut. 

"Kalau mereka (masyarakat-red) sudah tahu bisa menyumbang dimana, pasti lebih memudahkan ," imbuhnya. 

Oleh karena itu, Khofifah berharap ACT segera mengurus perizinan sebelum melakukan penggalangan dana masyarakat. Sementara Kementerian Sosial akan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait penyalurannya. Mengingat bantuan tersebut akan disalurkan lintas negara. 

Adapun, Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin mengatakan pihaknya bersedia jika diminta bantuan untuk mengumpulkan sekaligus menyalurkan bantuan masyarakat Indonesia. 

Sebelumnya, ACT sendiri telah berhasil menyalurkan bantuan kepada etnis Muslim Rohingya. Paket pangan berupa beras, tepung, minyak, garam, bawang, cabai, dan air mineral disalurkan lewat perbatasan antara Bangladesh dan Myanmar. 

Rencananya, dalam waktu dekat ACT akan kembali menyalurkan bantuan kepada Muslim Rohingya berupa beras, makanan dan pakaian. Bantuan akan dikirim melalui jalur laut.

"Myanmar masih melakukan blokade bantuan kemanusiaan, jadi saat ini dilaksanakan di perbatasan Bangladesh," pungkasnya.