Bantul Gandeng BNI Siapkan Sistem Penjualan Online untuk UMKM

Kasilarizka - Entrepreneur

Sabtu, 15 Juli 2017 16:19 WIB

bantul gandeng bni siapkan sistem penjualan online untuk umkm

Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bekerja sama dengan Bank Negara Indonesia menyiapkan sistem penjualan melalui media online bagi produk usaha mikro kecil dan menengah dari daerah ini.

Kepala Bidang Sarana dan Distribusi Perdagangan Dinas Perdagangan Bantul, Yus Warseno di Bantul, Sabtu (15/7/2017) mengatakan bahwa sistem penjualan produk UMKM melalui media online itu diakses melalui website Bantul Kreatif Mart di internet.

"Website Bantul Kreatif Mart sudah on, dan pada kegiatan hari ini adalah sosialisasi sehingga mudah-mudahan masyarakat Bantul khususnya bidang UMKM bahkan perdagangan yang ada kaitannya dengan online itu bisa mengakses," katanya.

Pada pengenalan awal dan sosialisasi Bantul Kreatif Mart di kawasan Pasar Seni Gabusan (PSG) Jalan Parangtritis tersebut mengundang para pelaku UMKM di Bantul baik yang bergerak pada sektor batik, kerajinan kayu, dan lain sebagainya.

"Jadi Bantul akan punya mal online yang diinisiasi Dinas Perdagangan dan BNI, nanti kita juga akan mencoba layanan itu, setelah akses ini lancar akan diserahkan oleh Dinas Perdagangan untuk diluncurkan oleh Bupati Bantul," katanya.

Sementara itu, Pimpinan Bidang Pemasaran Bisnis BNI Kantor Cabang Yogyakarta, Daes Luriatmoko mengatakan seiring dengan perkembangan digital, lembaganya selalu mengikuti dan memanfaatkan melalui sistem perkembangan teknologi terutama dalam jaringan transaksi belanja online.

"Ini sebuah peluang bisnis bagi UMKM khususnya di Bantul yang banyak ciri khas, punya karakteristik sendiri. Sehingga diharapkan masyarakat Bantul, DIY bahkan Indonesia bisa melihat apa keunikan dari pada produksi UMKM Bantul," katanya.

Ia mengatakan bahwa produk UMKM Bantul itu dapat dibeli melalui belanja online, yang dalam hal ini lembaga perbankan negara itu sediakan sistem e-commerce Bantul Kreatif Mart yang merupakan kerja sama Dinas Perdagangan dan BNI Yogyakarta.

"Jadi dalam hal ini kami siapkan sarana, sistem penunjang penjualan barang yang unik dan macam khasnya melalui media online yang bisa dibeli melalui kartu kredit, debit, bahkan transfer. Itu sudah bisa dilakukan, bahkan sudah kerja sama juga dengan jasa pengiriman," katanya. (RKA/Ant)