Unik, Bupati Sleman Sidak PNS Pakai "Video Call"

Vicky - Daerah

Senin, 03 Juli 2017 16:39 WIB

unik, bupati sleman sidak pns pakai

Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Purnomo menginspeksi secara mendadak kehadiran aparatur sipil negara, antara lain dengan menggunakan teknologi "video call" pada hari pertama kerja pascalibur Idul Fitri, Senin (3/7/2017).

Selain memantau langsung kantor-kantor OPD, Sri Purnomo bersama Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun dengan teknologi tersebut menginspeksi beberapa kantor kecamatan.

Pantauan dilakukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Perhubungan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT), serta Kantor Kecamatan Sleman.

Berdasarkan sidak diempat kantor tersebut hanya satu PNS yang tidak masuk karena sakit.

"Pada hari pertama ini, seluruh PNS (ASN) hampir semuanya masuk, hanya satu yang ijzn karena sakit," kata Sri.

Ia mengatakan bahwa pada hari pertama kerja, pelayanan sudah berjalan seperti biasa, misalnya, di Dinas Perhubungan, lebih dari 70 mobil menjalani uji kir.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman Mardiyana mengatakan, pada hari-hari biasa, uji kir rata-rata mencapai 100 hingga 110 kendaraan "Hari pertama masuk ini antusias awak kendaraan yang melakukan kir cukup tinggi, pagi ini sudah mencapai 70 lebih kendaraan," katanya.

Sidak terakhir dilakukan rombongan Bupati di Kantor Kecamatan Sleman. Pelayanan di Kantor Kecamatan Sleman juga sudah berjalan seperti biasa, tercatat 46 berkas pemohon administrasi kependudukan sudah masuk ketika sidak berlangsung.

Ketika di Kantor Kecamatan Sleman Sri Purnomo memantau pelayanan Kantor Kecamatan Depok melalui "video call".

Sri Purnomo melakukan "video call" langsung dengan Camat Depok serta melihat langsung aktivitas pelayanan melalui "smartphone", dan berbincang dengan petugas pelayanan di kecamatan tersebut.

"Camat Depok melaporkan bahwa sudah ada 90 berkas pemohon administrasi kependudukan yang masuk. Aktivitas pelayanan juga sudah berjalan normal seperti biasa, seperti terpantau pada 'video call' tadi," kata Sri Purnomo. (Ant)