Ekspor Jatim Merosot 9,26%, Perhiasan Sumbang US$385 Juta

Yudi_suprobo - Makro

Selasa, 16 Mei 2017 22:33 WIB

ekspor jatim merosot 9,26%, perhiasan sumbang us$385 juta

Provinsi Jawa Timur membukukan nilai ekspor sebesar US$1.621,44 juta pada April 2017. Nilai ini turun 9,26% dibanding ekspor bulan Maret 2017 yang mencapai US$1.786,86 juta. Sementara itu secara kumulatif, nilai ekspor Januari sampai April tahun 2017 mencapai US$6.301,16 juta atau turun 5,22% dibanding ekspor periode yang sama tahun 2016 yang mencapai US$6.648,41 juta.

Ekspor migas Jawa Timur bulan April 2017 mencapai US$57,93 juta atau turun 66,85% dibanding ekspor migas bulan Maret 2017 yang mencapai US$174,76 juta. Sedangkan, selama Januari - April 2017 ekspor migas mencapai US$408,18 juta atau naik 63,67% dibanding ekspor migas periode yang sama tahun 2016 yang mencapai US$249,40 juta.

Sementara itu, ekspor non migas Jawa Timur bulan April 2017 mencapai US$1.563,51 juta atau turun 3,01% dibanding ekspor non migas bulan Maret 2017 yang mencapai US$1.612,10 juta. Sedangkan, selama Januari - April 2017 ekspor non migas mencapai US$5.892,98 juta atau turun 3,01% dibanding ekspor non migas periode yang sama tahun 2016 yang mencapai US$6.399,02 juta.

Selama bulan April 2017 ekspor non migas Jawa Timur didominasi oleh kelompok perhiasan/permata dengan nilai US$385,17 juta, diikuti lemak dan minyak hewan/nabati sebesar US$105,87 juta, kayu dan barang dari kayu sebesar US$99,27 juta, ikan dan udang sebesar US$89,22 juta, serta kertas/karton sebesar US$68,43 juta.

Sementara itu, jika dilihat menurut negara asal impor barang, Tiongkok merupakan negara pemasok barang impor non migas Jawa Timur terbesar dengan nilai US$410,87 juta, diikuti Amerika Serikat senilai US$106,29 juta, dan Jepang senilai US$64,84 juta. Kontribusi ketiganya mencapai 40,69%.