PKS Minta Pemprov Banten Perhatikan Nelayan

Vicky - Perikanan

Senin, 10 April 2017 02:16 WIB

pks minta pemprov banten perhatikan nelayan

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Banten meminta Pemerintah Provinsi Banten memberikan perhatian bagi para petani dan nelayan di daerah itu.

Ketua Fraksi PKS Banten Sanuji Pentamarta di Serang, Minggu (9/4/2017), mengatakan Fraksi PKS DPRD Banten mendorong pemerintah Provinsi Banten meningkatkan pemberdayaan terhadap petani dan nelayan. Pihaknya juga berjanji untuk memberikan pelayanan kepada para petani dan nelayan di Banten bersama Pemprov Banten.

"Dengan pemberdayaan yang akan kita lakukan berharap nanti secara ekonomi petani dan nelayan akan semakin lebih baik dan kesejahteraanya meningkat," kata Sanuji saat bertemu para nelayan dan petani dalam rangkaian Milad ke-19 PPKS.

Pihaknya menilani selama ini banyak para petani atau nelayan yang melakukan budidaya ikan belum ada yang berhasil dari sisi ekonomi. Namun demikian yang berhasil justru pada pengolahan makanan yang salah satu bahan bakunya ikan.

"Nah dalam hal ini PKS akan hadir mendampingi para nelayan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga," kata Sanuji.

Selain para nelayan, kata dia, PKS Banten juga akan melakukan pemberdayaan kepada petani di Banten. Di Banten lahan yang belum tergarap masih sangat luas, ini peluang besar untuk memanfaatkan lahan tersebut supaya dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan hasil pertanian.

"Untuk meningkatkan perekonomian petani, kita juga ingin supaya petani tidak hanya memproduksi hasil pertanian saja. Namun lebih jauh lagi, kita ingin melatih skill para petani supaya dapat mengolah hasil pertanian mereka," kata Sanuji.

Sehingga, kata dia, jika upaya tersebut berhasil dilakukan, akan meningkatkan pendapatan yang lebih besar untuk menghidupi perekonomian keluarga para petani Banten.

"Tentu ini tantangan besar bagi PKS untuk melakukan pemberdayaan bagi petani di Banten," kata Sanuji.

Menurut Sanuji, di provinsi Banten sekitar 65 persen mata pencaharian warganya adalah petani dan buruh tani, sementara anggaran APBD Banten tahun 2016 yang dialokasikan untuk pertanian hanya sebesar kurang lebih 265 milyar.

"Jika kita melihat pos anggaran untuk pertanian masih sangat minim. Maka kedepan kita berharap Gubernur baru yang akan memimpin Banten dapat memperhatikan nasib para petani," katanya.

Kedepan, kata dia, jika program untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan ini dilakukan, maka program pengentasan kemiskinan yang digagas provinsi Banten dapat diatasi sesuai target bersama.

"Karena secara real, kemiskinan itu kebanyakan mereka yang bekerja dibidang pertanian," kata Sanuji. (Ant)