Gaya Memimpin dengan Kesantunan Ala Jokowi (I)

Vicky - Nasional

Senin, 10 April 2017 01:35 WIB

gaya memimpin dengan kesantunan ala jokowi (i)

Joko Widodo boleh jadi akan tercatat dalam sejarah bangsa sebagai Presiden yang dicinta sekaligus dibenci pada waktu yang bersamaan.

Bagi para pengagumnya ia adalah simbol pemimpin dengan semangat pembelaan kepada rakyat yang begitu tinggi.

Sementara bagi mereka yang kontra, Presiden Jokowi tidak lebih dari sosok pemimpin yang gemar melakukan pencitraan.

Namun di balik itu semua, Presiden Jokowi sejatinya tampak sangat ingin dan berusaha dengan keras untuk tidak mengecewakan hati rakyat.

Dari sisi pengawalan saja, mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak pernah ingin ada pengistimewaan yang berlebihan.

Maka perjalanan langsung mengawal Jokowi sebagai Presiden merupakan perjalanan yang penuh dengan romantisme lantaran keinginannya untuk selalu dekat dengan rakyat.

Mayjen TNI Bambang Suswantono yang pernah menjabat sebagai Danpaspamres mengawal Presiden Jokowi beberapa waktu lalu mengatakan salah satu pesan Presiden Jokowi saat pertama ia memegang jabatan sebagai Danpaspampres adalah Presiden selalu ingin dekat dengan rakyat.

"Beliau punya keinginan untuk dekat dengan masyarakat, di sepanjang jalan di setiap masyarakat berkumpul di situlah Presiden berhenti, di setiap kesempatan beliau selalu melayani masyarakat untuk berfoto. Ketika batas antara Presiden dengan rakyat semakin dekat maka batas kenyamanan sangat bergesekan dengan batas keamanan," katanya.

Bambang yang kini posisinya digantikan oleh Brigjen TNI Suhartono itu mengatakan ketika itu ia selalu menekankan sisi keamanan sesuai prosedur tetap namun menyesuaikan dengan kemauan Presiden yang selalu ingin dekat dengan rakyat.

"Kita harus menyesuaikan diri tapi prinsip pengamanan tetap tidak boleh lepas dari koridor," katanya.

Pengawalan Santun Presiden Jokowi pun dalam perkembangannya dikenal sebagai Presiden dengan pengawalan yang santun.

Bahkan video yang diunggah oleh Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Negara berjudul Santun Mengawal RI-1 menjadi viral dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam video tersebut, prosedur pengawalan Presiden diungkap dengan tetap menekankan kesantunan.

"Tidak ada penutupan jalan, semua mengalir seperti biasa, jangan sampai mengganggu masyarakat umum. Selama di jalan tetap sopan santun, jika kondisi macet buka jalan satu jalur, tidak menggunakan sirine. Semua harus santun, acungkan jempol jika masyarakat sudah kasih akses sebagai tanda ucapan terima kasih," kata Petugas dalam video yang terunggah dari link https://youtu.be/lBi8yW5SRmw. Bersambung. (Ant/Hanni Sofia Soepardi)